-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Megah dan Elegan , Pembukaan MTQ ke-39 Tingkat Sumbar di Padang Panjang Seperti MTQ Nasional

Senin, November 15, 2021 | November 15, 2021 WIB Last Updated 2021-11-15T16:29:20Z

 



PADANG PANJANG,dutametro.com. - GOR Khatib Sulaiman yang menjadi lokasi pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional Tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Padang Panjang membludak. Puluhan ribu warga antusias mengikuti pembukaan MTQ pada Sabtu (13/11).


Menteri Agama RI yang diwakili Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Prof. Dr. Phil. H. Kamarudin Amin, MA, Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, SP Datuak Marajo, Wali Kota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano dan pejabat lainnya yang hadir menyaksikan pembukaan MTQ Nasional tersebut terkesima dengan antusiasme warga yang hadir serta memuji penyelenggaraan MTQ yang dinilai sangat luar biasa.





Ini merupakan sebuah bukti bahawasannya Kota Padang Panjang kota yang Islami, Kota serambi Mekkah, kota yang penuh dengan ulama-ulama ternama yang tersebar ke pelosok negeri ini.


Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kamarudin Amin msenyampaikan dari lubuk hati, sangat bangga, terharu, terkagum dan terkesima sekali atas penyelenggaraan MTQ di Padang Panjang. Masyarakat yang datang juga sangat antusias.






Ia mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Padang Panjang dan seluruh jajaran yang telah mempersiapkan acara ini dengan sangat matang, sehingga menjadi sempurna seperti ini. Ia bangga hadir pada pembukaan MTQ ke-39 Kota Padang Panjang ini.


Kendati demikian, Kamarudin yang juga ketua umum LPTQ Nasional itu berharap penyelenggaraan MTQ 2021 yang mengambil tema “Dengan MTQ Kita Wujudkan Masyarakat Sumbar yang Qur’ani, bermarwah dan bermartabat” ini hendaknya tidak hanya mencari juara di setiap cabang perlombaan, akan tetapi lebih jauh dari itu menciptakan generasi yang berakhlakul karimah dan berkualitas.






“Penyelenggaraan MTQ ini diharapkan mampu membentuk manusia yang berkualitas, yaitu manusia yang berperilaku, bekerja dan bermasyarakat serta senantiasa condong ke jalan yang lurus. Penyelenggaraan ini, diharapkan juga mampu mendekatkan masyarakat dengan Al Qur’an dan memaknai isi kitab Al Qur’an,” harapnya. 


Ia juga berpesan proses penyelenggaraan MTQ ini agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) di segala lini. Untuk itu para panitia, kafilah, peserta dan para kontingen agar tetap menerapkan prokes. Jangan sampai kendor dengan prokes yang berlaku.






“Mari kita semua berkomitmen dan memiliki disiplin yang tinggi dalam menjaga prokes. Sehingga penyelenggaraan MTQ ini dapat berjalan dengan tertib baik dan sukses nantinya,” tutupnya.


Sementara itu, Gubernur Mahyeldi takjub dengan kemeriahan penyelenggaran MTQ Nasional XXXIX Tingkat Provinsi Sumatera Barat yang berpusat di Kota Padang Panjang.


"Luar biasa. Terima kasih kepada Wali Kota Padang Panjang, kepada panitia pelaksana, warga kota. Seperti yang dikatakan Bapak Dirjen, ini rasanya seperti MTQ tingkat nasional," katanya saat memberikan sambutan.





Di samping itu, lewat MTQ ini, Mahyeldi berpesan untuk dapat mengimplementasikan Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. 


"Al Qur’an sumber pengetahuan, mengajarkan mana baik dan buruk, sejati dan palsu," tuturnya.


Disamping itu, Wako Fadly Amran sendiri mengatakan Padang Panjang dari dulu dikenal sebagai pusat pendidikan Islam. Dengan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional XXXIX Tingkat Provinsi Sumbar di Kota Padang Panjang, makin mengukuhkan kota ini sebagai Kota Serambi Mekkah.






Wako Fadly juga menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat Kota Padang Panjang yang ikut memeriahkan pembukaan MTQ ini.


"Jujur saja, selama saya menjadi Wali Kota, ini merupakan acara paling ramai. Ini membuktikan betul-betul nama Serambi Mekkah tercerminkan dari masyarakatnya yang antusias dengan iven keagamaan," sebutnya.


Pelaksanaan MTQ yang bertema “Mewujudkan Masyarakat Sumbar yang Qur'ani, Bermarwah dan Bermatabat” ini, harap Fadly, bisa menciptakan generasi emas dan calon pemimpin yang memiliki akhlaq dan karakter islami.





Lebih lanjut Fadly menyampaikan, pelaksanaan MTQ ini tetap menjunjung tinggi protokol kesehatan (prokes) Covid-19.


"Alhamdulillah, selain menerapkan prokes yang ketat, dari seluruh kafilah kabupaten/kota yang lebih kurang 2.000 orang, kita sudah melakukan rapid antigen ketika datang ke Kota Padang Panjang. Ini untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pelaksanaan MTQ," jelasnya.


Kemeriahan penyelenggaraan tersebut juga diiringi dengan penampilan orkestra dari Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang, juga disemarakkan dengan penampilan Tari "Ziarah Surau Kota Hujan" sebagai penutupan pembukaan MTQ Nasional XXXIX Tingkat Provinsi Sumbar.





Namira, salah seorang santri Thawalib Putri kelas 8 mengatakan, kegiatan ini sangat meriah, bagus dan tentunya dapat menimba ilmu di kegiatan ini.


Senada dengan Namira, Khalisa dari SD IT Juara dan Zazah dari Kabupaten Solok mengatakan, kegiatan ini sangat bagus dan mereka bangga dengan adanya kegiatan ini. Mereka bisa menyaksikan secara langsung kegiatan akbar yang ditunggu-tunggu masyarakat Sumatera Barat.


Sementara itu Rahma mengaku untuk keamanan dan protokol kesehatan sangat dijaga panitia. Masyarakat yang hadir umumnya memakai masker.


Begitu juga dengan Tris, salah seorang warga Kabupaten Tanah Datar yang hadir menyaksikan kemeriahan acara ini,  mengaku salut dan acungi jempol. 





"Salut dengan tuan rumah. Berhasil menyuguhkan pembukaan MTQ dengan megah dan sangat meriah. Jauh-jauh saya datang kemari tidak mengecewakan sedikit pun. Akhirnya momen ini bisa saya saksikan secara langsung," ujarnya. 


Acara pembukaan yang berlangsung meriah dan megah ini, memberikan kesan tersendiri bagi masyarakat yang menonton. Namun, ini menjadi tantangan tersendiri pula bagi Pemko Padang Panjang karena pelaksanaannya di tengah pandemi. 


Kekhawatiran akan penyebaran virus Covid-19 telah diantisipasi panitia pelaksana dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang cukup ketat.


Acara ini sukses membuat takjub para penonton yang tak hanya dari Kota Padang Panjang saja, tetapi juga dari luar kota dengan penuh antusias mengikuti acara ini hingga selesai. (*)

POLITIK

×
Berita Terbaru Update