Pemkab Solok Selatan menandatangani MoU dengan Direktur Politeknik Negeri Padang || dutametro



Solsel, dutametro.com -- Melaksanakan visi misi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) Bupati Solok Selatan Khairunas menandatangani MoU dengan Direktur Politeknik Negeri Padang Surfayondri sekaitan Program Studi di luar kampus utama di Lubuk Malako Sangir Jujuan.



MoU tersebut bentuk kesepakatan bersama penyelenggaraan Program Studi Diluar Kampus Utama (PSDKU). Ruang lingkup pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, pengembangan SDM di Solsel melalui program beasiswa mahasiswa kurang mampu, penyediaan tenaga ahli sebagai narasumber dan dosen, pengembangan penelitian dan pengembangan pada masyarakat.



Dari awal menjadi Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan itu salah satu visi kami ini bak gayung bersambut, begitu kami jadi Bupati PNP membuka PSDKU di Solok Selatan, 



Khairunas berharap agar pihak kampus dapat melakukan road show guna pengenalan kampus ke sekolah-sekolah yang ada di Solok Selatan termasuk ke Kabupaten tetangga.



"Saya yakin dengan putera putri dari Solok Selatan kampus ini akan memiliki banyak mahasiswa untuk bisa maju dan berkembang," katanya. 



Saat ini imbuhnya, baru 40 mahasiswa mungkin karena pembukaan kampusnya terlambat, tetapi pada tahun 2022 tentu mahasiswanya akan bertambah.



Direktur PNP Padang Surfayondri menjelaskan PSDKU tidak sama dengan Akademi Komunitas (AKA), sebab sejak 2018 berdasarkan kebijakan kementerian, AKA tidak boleh lagi menerima mahasiswa baru sehingga pemerintah daerah bersama politeknik diberi kesempatan untuk membuka PSDKU.



Surfayondri melanjutkan Mahasiswa AKA terakhir wisuda pada tahun 2020 selanjutnya PNP bersama pemerintah daerah sepakat membuka Politeknik Negeri Padang Kampus Solok Selatan atau PSDK.



Surfayondri berharap masyarakat tidak ragu untuk melanjutkan pendidikan anak-anak mereka di PSDKU. Selain Kampus Negeri, Program Studi di PSDKU yakni Teknik Komputer dan akuntansi adalah program studi resmi yang ajukan Kemendikbud berdasarkan beberapa persyaratan.



"Terhadap prodi ini kami sudah melakukan studi kelayakan nanti lulusannya itu kemana, di PNP kedua prodi ini peminatnya cukup banyak, karena peluang penempatan lapangan kerja juga banyak," katanya.



Selanjutnya masalah dosen katanya, saat membuka Program Studi, dosen di PSDKU diverifikasi oleh Kemendikbud dan harus linear kalau tidak linear tidak bisa.



Jadi nanti Dosen PSDKU juga akan diback-up dengan dosen dari kampus utama, sehingga meskipun kuliahnya di PSDKU Solok Selatan , kualitasnya sama dengan kuliah di Kampus Utama di Padang.(Met)

Posting Komentar

0 Komentar

Selamat datang di www.DutaMetro.com