-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Ketua Komisi III DPRD Kota Sawahlunto Merasa Geram Saat Melakukan Fungsi Pengawasan, Kerja Asal Jadi Dan Tidak Satupun Pelaksana Proyek Ada Dilokasi || dutametro

Jumat, September 24, 2021 | September 24, 2021 WIB Last Updated 2021-09-23T23:51:28Z



Sawahlunto,dutametro.com.-

Salah satu prinsip dasar otonomi daerah menurut UU Nomor 22 tahun 1999 adalah pelaksanaan otonomi daerah harus lebih meningkatkan peran dan fungsi badan Legislatif daerah, baik fungsi legislasi, pengawasan, maupun fungsi anggaran atas penyelenggaraan pemerintah daerah.


Terkait hal fungsi pengawasan, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto berserta Ketua DPRD melakukan kunjungan ke lapangan untuk dapat melihat secara langsung tentang pembangunan infrastruktur yang ada di SMP 2 Kelurahan Durian Satu (1) Kecamatan Barangin , Rehabilitasi dan Konstruksi ( Rehab Rekon ) Dana Hibah di Kelurahan Durian Dua (2) Kecamatan Barangin ,  Jembatan Gantung di Desa Talawi Hilir Kecamatan Talawi dan Puskesmas Talawi, Kamis (23/9)


Setelah mengamati pekerjaan yang sudah dilaksanakan pada pekerjaan Rehab Rekon hasilnya kurang Maksimal, karena kita melihat begitu rapuhnya pekerjaan pemasangan DAAM dan kurangnya pengawasan dari Konsultan, mana pekerjaan yang kurang baik seperti pekerjaan pengecoran kami minta dibongkar dan diulang kembali pengecorannya.


" Dengan adanya Komisi III dan Ketua DPRD turun kelapangan mereka tidak mengindahkan , maka kami akan memanggil pelaksana kontraktor agar bisa bersinergi dalam melaksanakan pembangunan, jangan kerja asal jadi saja dan ini perlu kita sikapi ", ungkap Lazwardi, Ketua Komisi III dari Partai PKS sambil Geram.


Dikesempatan yang sama Masril,SHi, dari partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) meminta kepada pemerintah daerah dalam hal pelaksanaan pembangunan mulai dari perencanaan dan pengawasan harap betul betul dilakukan dengan baik.

Tujuannya adalah dengan kondisi anggaran yang defisit diharapkan bisa memanfaatkan dana yang ada sesuai dengan kebutuhan.

Ini bisa menjadi Pilot projek , sebagai contoh bagi Kota lain bahwa kota Sawahlunto baik dalam hal pelaksanaan pembangunan, pinta Masril.


Ketua DPRD Kota Sawahlunto Eka Wahyu, SE dari Partai PKPI yang juga turut hadir mendampingi anggotanya melakukan Pengawasan di Puskesmas Talawi mengatakan, pekerjaan yang kurang maksimal  seperti plafon bocor, handel pintu yang pemasangannya miring dan lain lainnya itu harap segera diperbaiki, tutur  Eka Wahyu.


Turut hadir dalam kegiatan itu Hartono dari Partai Golkar, Rio Mardanil,SH dari Partai Nasdem,  Iwan Kurniawan,S,Sos dari Partai Demokrat, Dasrial Eri,SE,MM dari Partai PDIP, Kepala Dinas Pendidikan Asril,SPd,MPd, Kepala Dinas PUPR Eva Riamsyah,ST, Kepala Badan Kesbangpol & PBD Adri Yusman,S,Sos, MM, Kabid BM Maizir,ST, Kabid Rehab Rekon BPBD Adek,ST , Kasi BM Abadi Palusia,ST,MT. dan Kepala Puskesmas Talawi dr, Desfarina.  (An)

POLITIK

×
Berita Terbaru Update