Ticker

6/recent/ticker-posts














6/Sumatera Barat/hot-posts



Olahraga

6/Olahraga/hot-posts

Facebook


Sumatera Barat


Hot Widget

recent/hot-posts

Keluarga korban Tragedi SMA Unggul Sedia berdamai, Damai yang berkeadilan || dutametro

Posted by: On September 03, 2021


Pihak sekolah mengunjungi salah satu keluarga korban.

Pidie jaya, dutametro.com.-



Seperti informasi yang sudah beredar di media cetak dan online

Beberapa oknum siswa

Kelas 3 melakukan penganiayaan terhadap anak kelas 2

beberapa waktu lalu,

akibat dari peristiwa tersebut beberapa orang anak kelas 2 mengalami luka memar,

lembam bahkan  trauma.

terkait peristiwa tersebut pihak sekolah

bersama pihak terkait lainnya sudah melakukan negosiasi bersama dengan keluarga korban di Aula Sekolah t yang beramat Desa Rungkhom,

Pidie jaya Senin kemaren.



Terkait negosiasi antara keluarga korban , sekolah juga lembaga lainya mendapat sambutan baik dari salah satu keluarga korban,

namun yang sangat disayangkan pihak pelaku dari hari kejadian sampai   Jum'at 3 September 2021 belum ada satu katapun apalagi kehadirannya kekediaman kami (korban)ujar Cut Nurliana,pada Jurnalis dikediamannya,Desa Meunasah Kulam,

Jum 'at 04/09/2021.


Cut Nurliana yang merupakan bibi dari korban bernama Zahlul  Fahrezi  menambahkan pihaknya mau saja berdamai, damai dalam berkeadilan yang artinya ada itikat baik dari pihak pelaku untuk meminta maaf secara tertulis supaya hal serupa tidak diulang lagi//harap dia.




Terkait peristiwa yang menggegerkan tersebut,

 pihak sekolah terus melakukan berbagai upaya  penyelesaian permasalahan yang ada,

Seperti mengunjungi pihak korban berkoordinasi dengan komite sekolah,PA2

dan pihak - pihak terkait lainnya

Selain itu kepala sekolah juga berjanji akan melakukan pengawasan,

Pengontrolan, pembenahan juga hal - hal yang dianggap perlu  supaya hal serupa tidak terulang lagi,kata  Ibuk Nurjanah,pada media usai konferensi pers dikantornya.


dalam kesempatan yang sama kepala sekolah juga meminta maaf kepada pihak keluarga korban juga pada pihak lain atas kejadian tersebut,dirinya

juga mengaku kejadian ini dikarena kurangnya pengawasan dan pengontrolan dari pihak sekolah,"

Kami dari pihak sekolah meminta maaf pada keluarga korban,pada masyarakat Pidie jaya dan pada semua pihak atas kejadian yang terjadi ditempat kami,atas peristiwa tersebut kami menjadi bahan bagi kami untuk men introspeksi diri,melakukan pembenahan,dan lainnya dengan harapan hal seperti ini tidak akan terulang lagi sampai kapanpun",ucapnya.

Dari PIDIE JAYA

Herry.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »