Ticker

6/recent/ticker-posts














6/Sumatera Barat/hot-posts



Olahraga

6/Olahraga/hot-posts

Facebook


Sumatera Barat


Hot Widget

recent/hot-posts

Wabup Risnawanto Sidak ke Lahan TKD Muara Kiawai Seluas 128 Hektar Berada di PT. Anam Koto || dutametro

Posted by: On August 12, 2021



Pasaman Barat-,dutametro.com. -Wakil Bupati Pasaman Barat, Risnawanto sidak ke lahan perkebunan kelapa sawit Tanah Kas Desa (TKD) Muara Kiawai seluas 128 hektar yang berada di PT. Anam Koto.


"Pengelola perkebunan tak hanya memanfaatkan hasil kebun, tapi juga meningkatkan produksi dan pemeliharaan lahan sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasaman Barat,"pinta wakil Buputi Pasbar, Risnawanto yang di dampingi Kepala Dinas Perkebunan Pasbar, Edrizal kepada wartawan, saat melakukan sidak di lahan perkebunan, Kamis (12/8/ 2021).


Ia mengatakan, sebagai aset Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat lahan perkebunan Pendapatan Asli Daerah seluas 128 hektar ini harus dikelola dengan baik dan benar oleh pengelola.


"Pengelola harus mengupayakan peningkatan mutu dan produksi lahan perkebunan tersebut, salah satunya adalah dengan cara meningkatkan pemeliharaan dan perawatan lahan perkebunan,"jelasnya.


Wabup minta kepada pengelola lahan harus dikelola dengan baik oleh pengelola (swasta), karena itu adalah kewajiban pengelola sebagai pihak kedua atas pengelolaan lahan perkebunan TKD ini.


Adapun bentuk pengelolaan yang dimaksud, kata wabup adalah seperti, kegiatan pemeliharaan dan pemel gawang. 


Selain itu, pengelola juga harus rajin melakukan kegiatan prunning atau tunasan, pemupukan, piringan batang, pembersihan parit dan melakukan pemeliharaan jalan.


Jika kebun dikelola dan dirawat maka hasil panen juga akan meningkat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Pasaman Barat juga akan bertambah.


Lebih lanjut ia mengatakan, adanya kunjungan atau sidak ini, pihak pengelola bisa lebih melakukan kegiatan pemeliharaan kebun, serta meningkatkan produksi lahan milik Pemkab Pasbar yang sudah lama terlantar tersebut.


"Kita berharap, pengelola tidak hanya memanfaatkan hasil tapi juga harus melakukan pemeliharaan, sehingga hasil produksi juga bisa lebih ditingkatkan,"tutupnya.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »