Ticker

6/recent/ticker-posts














6/Sumatera Barat/hot-posts



Olahraga

6/Olahraga/hot-posts

Facebook


Sumatera Barat


Hot Widget

recent/hot-posts

Korupsi DD Mantan Kades Hanjak Maju Resmi di tahan || dutametro

Posted by: On August 16, 2021



Pulang Pisau-dutametro.com. -


Setelah melalui Proses Penyidikan secara Bertahap akhirnya Satreskrim  Polres Pulang Pisau Polda Kalimantan tengah secara resmi Melakukan Penahanan kepada  Mantan Kepala Desa Hanjak Maju berinisial  TRS ( 52 th)  setelah statusnya menjadi tersangka dugaan penyelewengan dana Desa tahun 2019 Silam.


Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Pulang Pisau AKBP.Kurniawan Hartono, S.I.K kepada awak Media saat menggelar Pres release pada hari Selasa 17/8/2021 di Mapolres Pulang Pisau.


Kapolres Membeberkan Bahwa kronologis Perkara terjadi

Pada Tahun 2019 Desa Hanjak Maju Kecamatan kahayan Hilir Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah mendapatkan dana dari pemerintah pusat yaitu Dana Desa ( DD)  sebesar Rp. 1.185.252.000,- ( Satu Miliar Seratus Delapan Puluh Lima Juta dua Ratus lima Puluh Dua Ribu Rupiah ) dana tersebut dimasukan dalam APBDes Desa Hanjak Maju untuk kegiatan bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan dan Pemberdayaan Masyarakat  sebagaimana prioritas penggunaan dana desa tahun anggaran 2019.


" Dana Desa Hanjak Maju T.A 2019 tersebut dicairkan secara 3 tahap dan sudah dibayarkan / dicairkan semua untuk masing masing kegiatan namun ada 2 ( Dua ) kegiatan yang tidak dicairkan dan dana tersebut disilpakan pada tahun 2019" Terang Kapolres.


Selanjutnya Kapolres Menambahkan Dari kegiatan yang telah dilaksanakan dalam penggunaan dana desa tersebut, baik bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa maupun Pembinaan Kemasyaratakan dan Pemberdayaan Masyarakat, kegiatan-kegiatan tersebut tidak dilaksanakan sesuai dengan anggaran yang telah dicairkan, yang dikuatkan oleh Ahli Teknik Bangunan bahwa benar terhadap bangunan bangunan yang dibuat dengan menggunakan Dana Desa Hanjak Maju Tahun Anggaran 2019 tersebut ditemukan adanya selisih volume.


" Dan setelah dilakukan Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara oleh Tim BPKP Perwakilan Kalimantan Tengah terhadap penggunaan Dana Desa Hanjak Maju Tahun Anggaran 2019 tersebut ditemukan penyimpangan penyimpangan yang melanggar aturan yang mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara" Papar Kapolres.


Tersangka akan dikenakan dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 atau Pasal 9 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah dirubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang telah dirubah dan ditambah dengan Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2001. 

Dengan ancaman hukuman dipidana dengan penjara  seumur hidup atau pidana penjara paling singkat (4) empat tahun dan paling lama (20) dua puluh tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000,- ( Dua Ratus Juta Rupiah )( RD)

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »