Ticker

6/recent/ticker-posts

Masyarakat Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Pasaman Barat Digegerkan Penemuan Mayat || dutametro



Pasaman Barat, dutametro.com. --Masyarakat Jorong Simpang Tiga Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo di gegerkan penemuan mayat sudah membusuk di Mesjid.


Mayat tersebut ditemukan masyarakat yang akan melaksanakan sholat zuhur di ruangan garim Mesjid Babussalam Jorong Simpang Tiga, Nagari Koto Baru, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (5/7/2021) sekira pukul 13.40 WIB.


Kapolsek Pasaman Iptu. Rosminarti, SH kepada wartawan mengatakan, Menurut, masyarakat disekitar korban hari Sabtu tangal 3 juli 2021 korban masih terlihat dan ada melakukan komunikasi dengan keluhan sakit perut.


Korban berjenis kelamin laki - laki dengan identitas Ismail, 50 tahun, WNI keturunan Pakistan, Ujung Gading, dan kesehari-hariannya sering bantu-bantu di Mesjid.


"Masyarakat ketika melaksanakan Sholat Zuhur sering melihat Korban membersihkan ruangan Mesjid,"ujarnya


Ia menerangkan, Korban ditemukan oleh masyarakat di ruangan garim Mesjid Babussalam. Ketika itu masyarakat yang akan melaksanakan sholat zuhur dan mencium bau busuk yang berasal dari dalam kamar garim Mesjid itu.


Masyarakat mencurigakan bau busuk tersebut, hingga masyarakat mencoba melihat kedalam ruangan garim Mesjid akan tetapi posisi pintu ruangan sedang terkunci, masyarakat melihat dari luar jendela dan melihat korban terbaring dengan jasad korban sudah dalam keadaan membusuk.


Melihat kejadian tersebut masyarakat segera melaporkan kejadian ke Bhabinkamtibmas Nagari Koto Baru Bripka Wahyul Azizwan.


Kemudian Bawas Aiptu Maijon (Kapospol Sasak) dan anggota Piket SPK juga Piket Reskrim Polsek juga didampingi piket Reskrim Polres Pasaman Barat mendatangi TKP penemuan mayat tersebut.


Lalu Korban dibawa dengan menggunakan mobil ambulan dibawa ke RSUD guna dilakukan visum luar.


"Jenazah korban dibawa kerumah duka setelah adanya Surat pernyataan dari keluarga untuk tidak dilakukan Otopsi karna menurut keterangan keluarga korban memang menderita sakit,"jelasnya.

Post a Comment

0 Comments