Ticker

6/recent/ticker-posts

Penjelasan Bupati Pasaman tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBD Kabupaten tahun Anggaran 2020 || dutametro

 


Lubuk Sikaping,dutametro.com.-

Bupati Pasaman H.Benny Utama. SH MM, menyampaikan penjelasan tarhadap rancangan peraturan Pemerintah Daerah tentang pertangjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Pasaman tahun anggaran 2020.Dalam sidang tersebut  Pimpin Wakil Ketua II Yasri dan  sidang paripurna mayoritas  seluruh Fraksi menyutujui laporan yang akan di sampaikan .(Jum’at 4 Juni 2021).

Sebelum menyampaikan Laporan pertanggungjawaban  , Bupati Pasaman menjelaskan bahwa BPK telah melakukan pemeriksaan atas laporan kuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman selama 30 hari sejak penyerahan laporan keuangan daerah pada tanggal 24 Maret 2021, Laporan hasil pemeriksaan keuangan telah kita terima pada tanggal 24 Mei 2021 dan Alhamdulillah kita memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian yang ke -8  kalinya sejak tahun 2013-2020 .

Kepala SKPD dilingkungan pemerintah kabupaten Pasaman yang telah bekerja keras memberikan sumbangsih dalam menyelesaikan rancangan peraturan daerah dan pertanggungjawaban pelaksaaan APBD Kabupaten Pasaman tahun anggaran 2020. Sehingga telah dapat di sampaikan pada rapat paripurna hari ini. Proses ini menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah dalam menjalankan roda pemerintahan saling membantu sesuai tugas dan peran masing-masing, dalam upaya mewujudkan Kabupaten Pasaman yang lebi bermatabat. “Harap Bupati H. Benny Utama SH MM.    

Kelompok pendapatan daerah berasal dari PAD , Pendapatan Transfer yang sah , dengan realisasi sebesar Rp. 1.022.850.485.783.,66 atau 98,57 %.Dari anggaran PAD tahun 2020 yaitu Rp.1.037.659.151.307,00. Apabila di bandingkan dengan realisasi PAD tahu 2019 sebesar Rp 1.036.257.946.854,01. Terjadi penurunan realisasi pendapatan daerah sebesar Rp. 13.407.461.070,35 atau turun sebesar 1,29 % .” ungkap Bupati Pasaman

Kelompok Belanja dan transfer beasar dari belanja operasi, belanja modal, belanja tak terduga dan transfer dengan realisasi sebesar Rp. 1.006.101.406.004,00 atau 88,91% dari anggaran belanja dan transfer tahun 2020 yaitu Rp 1.131.541.135.190,27. Apabila di bandingkan dengan relisasi belanja dan transfer tahun 2019 sebesar Rp.1.012.301.501.112,00. Terjadi penurunan realisasi belanja laporan realisasi anggaran terdiri darin pendapatan , belanja dan pembiayaan . “jelas  Bupati

Pendapatan operasional menggambarkan jumlah pendapatan di terima Pemerintah Kabupaten Pasaman dalam tahun berjalan yang bisa di gunakan untuk mendanai kegiatan pemerintahan , pendapatan oprasional tahun 2020 berjumlah Rp 986.905.342.661,66. Apabila di bandingkan dengan pendapatan operasional tahun 2019 yang berjumlah Rp.993.455.161.363,79 terjadi penurunan sebesar Rp 6.549.818.702,13 atau turun 0,66%. “terang Bupati

Posisi Kewajiban Pemerintah Kabupaten Pasaman pada akhir tahun 2020 berjumlah Rp 5.046.084.363,00.apabila di bandingkan dengan jumlah kewajiban tahun 2019 sebesar Rp 13.675.409.388,00 terjadi penurunan sebesar Rp. 8.629.325.025,00 atau turun 63,10 %.”kata Bupati 

Semoga Rancangan Peraturan daerah dapat kita bahas sesuai tahapan pembahasan yang telah kita agendakan oleh badan musyawarah DPRD yang pada akhirnya dapat kita setujui bersama untuk di tetapkan menjadi  peturan daerah. ‘pungkasnya. (Fajri)



Post a Comment

0 Comments