Ticker

6/recent/ticker-posts

Tidak Pakai Masker Keluar Rumah 50 Orang Terjaring Razia OPS Yustisi Gabungan di Siakap || dutametro





Sikakap,dutametro.com. --Tidak pakai Masker keluar rumah sekitar 50 orang penguna jalan raya di Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai terjaring razia OPS Yustisi gabungan di Depan Kantor Camat Sikakap dan Posko Covid 19 Dusun HVA, Senin, 3 Mei.


Razia OPS Yustisi gabungan yang dilakukan  TNI-POLRI, Satpol PP dan Satgas Covid 19 dalam rangka menegakkan Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).


Camat Sikakap Victor, mengatakan, Pademi Covid 19 di Indonesia belum berakhir untuk itu diimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap mematuhi Protokoler kesehatan 5 M seperti Memakai Masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga jarak minimal 1 meter sampai 1, 5 meter, Menjauhi keramaian, Mengurangi keluar rumah kalau tidak ada, dalam rapat OPS Yustisi Gabungan yang diadakan oleh TNI-POLRI, Satpol PP dan Satgas Covid 19 terjaring 50 orang penguna jalan raya Sikakap tidak pakai masker waktu keluar rumah, sesuai Peraturan Daerah (Perda) nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) bagi yang melanggar Protokoler kesehatan seperti tidak pakai masker waktu keluar rumah akan didenda Rp 100 ribu, kalau terjaring razia kembali kedua kalinya maka denda naik menjadi Rp250 ribu bagi yang tidak sanggup membayar denda maka dipenjara selama tiga hari,jelasnya.


Kapolsek Sikakap, AKP Tirto Edhi, menuturkan, razia OPS Yustisi gabungan ini akan dilakukan rutin tiga kali dalam seminggu.


Bagi yang terjaring razia hari ini akan di kirim datanya ke Sistem Informasi Pelanggar Perda ( SIPELADA), dimana setiap orang yang terjaring razia pelanggar Protokoler kesehatan Covid 19 sesuai Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru kalau terjaring razia di ketiga kalinya maka akan didenda Rp100 ribu, kalau terjaring lagi keempat kalinya maka denda naik menjadi Rp250 ribu, kalau tidak sanggup membayar denda maka di kurung tiga hari di Polsek Sikakap.


Polsek Sikakap sudah menyediakan tempat kurungan bagi pelanggar Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.


Kepada masyarakat pakailah terus masker supaya kita terhindar dari Penyebaran penularan virus Covid 19, bila ada razia baru pakai masker, itu salah sebab virus Covid 19 tidak tahu dimana dan kapan menularnya.


Jangan lupa 5 M dalam kehidupan sehari-hari seperti Memakai Masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga jarak minimal 1 meter sampai 1, 5 meter, Menjauhi keramaian, Mengurangi keluar rumah kalau tidak perlu.


Bagi yang terjaring sekarang kita catat datanya dan langsung diambil fotonya, data orang yang terjaring razia masker hari ini langsung dikirim ke situs online SIPELADA, di situs tersebut kedapatan berapa kali yang bersangkutan terjaring razia pelanggar Perda nomor 6 tahun 2020, untuk sekarang bagi yang terjaring razia OPS Yustisi gabungan TNI-POLRI, Satpol-PP, dan Satgas Covid 19 Kecamatan Sikakap diberi masker, dan mereka yang terkena razia supaya tidak mengulangi kembali, kalau terjaring razia ke tiga langsung di denda Rp100 ribu, terjaring razia keempat denda naik Rp250 ribu, dan kalau tidak sanggup membayar denda maka di penjara tiga hari, ungkapnya.sl

Post a Comment

0 Comments