Ticker

6/recent/ticker-posts

Razia OPS Yustisi Gabungan Sebelum Berbuka Puasa di Sikakap 28 Orang Terjaring Tidak Pakai Masker ||| dutametro





Sikakap- , dutametro.com. -Razia OPS Yustisi Gabungan di Depan Polsek Sikakap sebanyak 28 Penguna Jalan Terjaring Razia tidak pakai masker waktu mengedara kendaraan.


Razia OPS Yustisi gabungan yang dilakukan oleh TNI-POLRI, dan Satpol PP dalam rangka menegakkan Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB).


Razia OPS Yustisi Gabungan dimulai pukul 17.00 wib dan berakhir pukul 18.00 wib



Kapolsek Sikakap, AKP Tirto Edhi, mengatakan, razia OPS Yustisi gabungan hari ini Rabu (5/5) sebanyak 28 Penguna Jalan Terjaring Tidak Pakai Topi, Razia OPS Yustisi Gabungan rutin dilakukan tiga kali dalam seminggu,


Bagi yang terjaring razia hari ini datanya dikirim langsung ke Sistem Informasi Pelanggar Perda ( SIPELADA), dimana setiap orang yang terjaring razia pelanggar Protokoler kesehatan Covid 19 sesuai Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru kalau terjaring razia pertama dan kedua akan diberikan arahan dulu tentang bahaya Covid 19.


Kalau terjaring razia yang ketiga kalinya maka akan didenda Rp100 ribu, kalau terjaring lagi keempat kalinya denda naik menjadi Rp250 ribu, bagi yang tidak sanggup membayar denda maka di kurung penjara tiga hari di Polsek Sikakap.


Kepada masyarakat pakailah terus masker supaya kita terhindar dari Penyebaran penularan virus Covid 19, bila ada razia baru pakai masker, itu salah sebab virus Covid 19 tidak tahu dimana dan kapan menularnya.


Jangan lupa 5 M dalam kehidupan sehari-hari seperti Memakai Masker, Mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga jarak minimal 1 meter sampai 1, 5 meter, Menjauhi keramaian, Mengurangi keluar rumah kalau tidak perlu.


Terjaring sekarang kita catat datanya dan langsung diambil fotonya, data orang yang terjaring razia masker hari ini langsung dikirim ke situs online SIPELADA, di situs tersebut kedapatan berapa kali yang bersangkutan terjaring razia pelanggar Perda nomor 6 tahun 2020, untuk sekarang bagi yang terjaring razia OPS Yustisi gabungan TNI-POLRI, Satpol-PP, dan Satgas Covid 19 Kecamatan Sikakap diberi masker, dan mereka yang terkena razia supaya tidak mengulangi kembali, kalau terjaring razia ke tiga langsung di denda Rp100 ribu, terjaring razia keempat denda naik Rp250 ribu, dan kalau tidak sanggup membayar denda maka di penjara tiga hari,tuturnya.


Danpos Kamla Sikakap, Peltu Dwi Wahyono, menyebutkan, Perda no 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) TNI-POLRI, dan Satpol PP akan bekerja semaksimal mungkin untuk memutus rantai penyebaran penularan Covid 19 terutama sekali di Pagai Utara Selatan (PUS).


Virus Covid 19 merupakan virus yang sangat mudah sekali menularnya, yang paling ditakutkan sekali Orang Tanpa Gejala (OTG) kita tidak tahu apakah orang tersebut ada virus Covid 19 ditubuhnya atau tidak.


Salah satu cara untuk memutus rantai penyebaran Covid 19 tetap jalankan Protokoler kesehatan 5 M seperti Memakai Masker, Mencuci cuci tangan dengan sabun di air mengalir, Menjaga jarak minimal 1 meter sampai 1, 5 meter, Menjauhi keramaian, Mengurangi keluar rumah, sebutnya.sl

Post a Comment

0 Comments