Ticker

6/recent/ticker-posts

Penahan Tebing Proyek Sungai Batanghari Nagari Gunsel Menemui Masalah || dutametro







Dharmasraya  , dutametro.com. - Proyek yang di kerjakan oleh PT.Era Bangunan di duga di kerjakan tidak sesuai Spek dalam kontrak awal, kemudian di lanjutkan Pelaksanaan nya oleh PT.Asrhy Citra Comanto dengan anggaran 6,9 Miliar lebih, proyek Normalisasi sungai Batang hari BWS V belum juga ada tanda-tanda selesai


Salah satu pelaksana Proyek Normalisasi Sungai Batanghari,bapak Agus ini mengaku sebagai pelaksana proyek tersebut ,mengatakan bahwa proyek tidak sesuai dengan spek awal dalam kotrak di Karena kan masalah pemotongan anggaran besar ,maka pelaksanaan pengerjaan proyek tidak mencukupi terbangkalai ucap nya lewat hp seluler


Terpisah," pihak Balai BWS V Seakan cuek telah merugikan negara miliaran rupiah,tak ada tanggapan sama sekali,saat di konfirmasi kepada bapak Saidul bawahan Saker, lewat hp seluler tidak ada komentar sedikit pun terkait proyek Normalisasi sungai Batang hari BWS V Nagari Gunsel 


Sebelumnya investigasi  kelapangan dapat  Informasi ,bahwa proyek Normalisasi sungai pada BWS V Batang Hari menuai masalah, yang diduga tidak sesuai dengan kontrak dalam proyek tersebut.

Proyek yang diduga tidak matang dalam perencanaannya ,sehingga menjadi polemik ditengah masyarakat setempat 


salah seorang tokoh masyarakat Nagari Gunung Selasih, sebut saja An(48 tahun) yang ditemui dilokasi persawahan milik ibundanya.

An mengungkapkan bahwa perencanaan proyek Normalisasi Sungai Batang Hari ,tidak matang dalam spek teknis/RAB Proyek,apa sebab "lihat sawah lebih tinggi dari pada penahan Tebing, yaitu geronjong Sungai Lomak ini dari sawah yang berangsur-angsur telah erosi ke sungai tersebut.An menunjukan Sawah Ibundanya terkikis arus Sungai dan bermuara ke Batang Hari dan sebagai objeknya Proyek tahun 2020 dikerjakan oleh PT.Era Bangunan, Sekarang, lanjutan proyek tersebut dikerjakan oleh PT.Arshy Citra Komato dengan dana sebesar Rp.6.9 miliar lebih.


Dikatakan An ,," bahwa dana sekarang lebih besar  dibandingkan dengan dahulu proyek tahun 2020 dan 2021 , 


Kegiatan normalisasi sungai kurang lebih 200 meter  anggaran nya  Sebesar 6,9miliar lebih ucapnya.

Proyek lanjutan Normalisasi tahun kemaren juga belum dibayarkan pada masyarakat


Bukti nya belum dibayar karena ada beberapa alat seperti Molen dan Mobil dan peralatan milik proyek kemaren masih ditahan oleh masyarakat.

Sebenarnya ada apa dengan Satker dan kontraktor proyek kok bisa sampai begitu..?? Ucap nya

Menurut Datuk Nan Batujuh Lubuk Bulang ,bahwa Proyek Normalisasi Sungai Batang Hari di Lubuk Bulang banyak mudaratnya dari pada baiknya pungkas perwakilan Datuk nanbatujuh.

Sesampai berita ini diturunkan Senin(10/05/21) Satkernya Martius di hubungi via telepon seluler namun tidak merespon awak media ini.(team)

Post a Comment

0 Comments