Ticker

6/recent/ticker-posts

Ops Ketupat Candi , Polres Klaten dan Tim Gabungan Perketat Pemudik || dutametro





Klaten , dutametro.com. - Hari ketiga pelaksanaan Ops Ketupat Candi tahun 2021, Polres Klaten bersama  petugas gabungan lainnya telah melakukan penindakan terhadap ratusan kendaraan pemudik.


Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu SIK MH melalui Kasubbag Humas Iptu Nahrowi SH MM mengatakan bahwa dari data yang dihimpun Posko Ops Ketupat Candi, selama 3 hari pelaksanaan penyekatan petugas gabungan telah memeriksa 704 kendaraan berbagai jenis. Kemudian untuk yang diputar balik sejumlah 105 kendaraan. Selain penyekatan petugas gabungan juga melakukan kegiatan tes swab antigen terhadap 83 penumpang, hasilnya semua negatif. Kegiatan lain yang telah dilakukan adalah pembagian masker, total sudah ada 800 masker yang dibagikan secara gratis.


"Sampai pukul 15.00 Wib hari Sabtu ini, ada 105 kendaraan yang sudah kita putar balik. Bus ada 5, kendaraan penumpang 51 dan 49 kendaraan pribadi." Ujarnya, Sabtu (8/5/21).


Iptu Nahrowi SH MM menjelaskan bahwa kegiatan penyekatan dilakukan petugas gabungan di 3 titik pospam ditambah patroli mobile oleh jajaran Polsek dan Koramil di jalur-jalur alternatif. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi para pemudik yang mencoba mengelabui petugas dengan memanfaatkan jalur yang tidak ada pos penyekatan 


"Penyekatan akan terus kami lakukan di 3  pos yang kami miliki, waktunya berubah-ubah agar tidak terdeteksi dan mudah ditebak. Selain itu kami juga memaksimalkan patroli Polsek bersama Koramil untuk melakukan hal serupa. Semua jalur kami perketat," Ungkapnya.


Iptu Nahrowi SH MM kemudian berpesan kepada masyarakat untuk mentaati aturan pemerintah terkait larangan mudik. Masyarakat dihimbau merayakan hari raya Idul Fitri di rumah masing-masing dan bersilaturahmi secara daring.


"Aturan pemerintah ini tentunya bertujuan baik. Jangan sampai ada peningkatan penyebaran covid-19 saat merayakan Idul Fitri. Untuk itu mari kita taati. Silakan merayakan Idul Fitri, tapi tidak perlu mudik. Hubungi keluarga lewat video call, atau fitur-fitur komunikasi digital lainnya." terangnya.


Vio Sari / Humas

Post a Comment

0 Comments