Ticker

6/recent/ticker-posts

DPMD Dharmasraya Tunggu Proses Hukum , Terkait Laporan Catut Nama Permohonan THR || dutametro





Dharmasraya , dutametro.com. - Permohonan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh Wali Nagari Gunung Medan beberapa waktu lalu, memasuki babak baru. Pasalnya beberapa nama yang masuk dalam permohonan THR tersebut, melaporkan Wali Nagari Gunung Medan dengan laporan pencatutan nama. 


Menanggapi hal itu, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Hastho Kuncoro, mengatakan sudah memerintahkan kepada Camat Sitiung, untuk memberikan teguran secara lisan dan tertulis kepada wali nagari Gunung Medan yang telah mengedarkan permohonan THR kepada para pengusaha dan perusahaan. 


"Saya langsung menelpon camat untuk memberikan teguran kepada wali nagari Gunung Medan, dan camat sudah memerintahkan wali nagari untuk menarik kembali surat permohonan THR tersebut, " ungkap Hasto diruangan kerjanya kepada sejumlah wartawan. 


DPMD Dharmasraya sangat menyayangkan adanya wali nagari yang melakukan permohonan THR kepada sejumlah pengusaha dan perusahaan. Namun diakuinya, proses yang dilakukan saat ini hanya bisa memberikan surat teguran. Dan itu telah dilakukan oleh Camat. 


" Prosesnya memang surat teguran pertama, kedua, kemudian pemberhentian sementara hingga pemberhentian dan itu telah diatur dalam permendagri nomor 7 tahun 2008 dan Permendagri nomor 73 tahun 2020"tegasnya.


Terkait adanya persoalan baru, pelaporan dari beberapa nama yang dicatut dalam permohonan THR, kata Hasto, pihaknya tentu menunggu proses hukum. 


"Kalau itu, tentu kami menunggu proses hukum, "tegasnya. 


Dalam kesempatan itu, Hasto juga mewarning para Wali Nagari agar bekerja tidak melampaui kewenangannya selaku unsur pemerintah terdepan. Kemudian tidak menggunakan atribut nagari untuk kepentingan pribadi atau kelompok. 


Sementara itu, Plt Camat Sitiung, Defri Zuhenda membenarkan perihal surat teguran kepada Wali Nagari Gunung Medan, Khairul Rasyid terkait surat permohonan THR beberapa waktu yang lalu.


"Kita telah menyurati wali nagari tersebut pada Selasa 11 Mei 2021 lalu. Dan ditembuskan kepada Dinas PMD Dharmasraya dan Bupati," ungkap Defri Zuhendra saat dihubungi  Selasa (18/5). 


Ia mengaku sangat menyayangkan perihal surat permohonan THR oleh Wali Nagari Gunung Medan tersebut. 


"Kita telah meminta wali nagari untuk menarik surat permohonan THR tersebut, " ujarnya


Ia menyebutkan, sebagai upaya meningkatkan optimalisasi Tugas Pokok Dan Fungsi Wali Nagari, pihaknya telah memberikan Surat dengan Nomor 140/113/Pem - 2021 tentang Optimalisasi Tupoksi Wali Nagari tersebut. 


Hal ini, lanjutnya, merupakan tindak lanjut terkait beredarnya Surat Permohonan THR untuk perangkat  Nagari Gunung Medan yang dikirimkan kepada sejumlah Pengusaha. 


"Kita telah layangkan surat yang intinya sebagai surat teguran kepada wali nagari Gunung Medan, " tegasnya


Dalam surat itu, sambungnya, kita juga sampaikan agar wali nagari untuk bekerja mengacu kepada Peraturan yang berlaku dan tidak menimbulkan opsi permasalahan ditengah tengah masyarakat. 


"Dan segala hal dalam pengambilan keputusan untuk terlebih dahulu berkonsultasi dengan camat, " pungkasnya


Sebelumnya, Pihak Pemerintah Nagari (Pemnag) Gunung Medan Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, diduga telah melayangkan surat permohonan dana bantuan Tunjangan Hari Raya(THR) untuk aparatur pemerintahan nagari setempat. 


Sejumlah orang yang merasa namanya dicatut sebagai calon penerima bantuan melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Dharmasraya, Sumatera Barat, Senin (10/05). 


Penelusuran wartawan, surat laporan polisi bernomor STTLP/43/K/V/2020- Polres perihal pencatutan nama diterima oleh petugas Banit I SPKT Polres Dharmasraya, Bripka Rio Hendri Putra pada tanggal 10 Mei 2021

Post a Comment

0 Comments