Ticker

6/recent/ticker-posts

Bus Transport Expres dari Pasaman Barat mengalami kecelakaan di Kecamatan Simpati || dutametro





Simpati .dutametro.com,- – Bus Transport Express Patra dari Kabupaten Pasaman Barat menunju ke Lubuk Sikaping, Pasaman, mengangkut rombongan penumpang yang ingin menghadiri pesta pernikahan, mengalami kecelakaan masuk ke jurang di Jorong Simpang Tigo, Nagari Simpang, Kabupaten Pasaman.


Kejadian naas ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, Rabu (19/5/2021).


“Satu orang meninggal dunia bernama Damris (45) laki-laki, asal Jorong Tinggiran, Kecamatan Sungai Aur, Pasaman Barat, saat ini korban berada di Puskesmas Simpati bersama 16 penumpang,” kata Kepala Puskesmas Simpati, Fitria. Dijelaskannya, Damris meninggal dunia karena lehernya terkena kaca bus tersebut.


Ia menambahkan, korban meninggal dunia bertambah satu orang bernama Siti Aina (51) yang merupakan warga asal Lubuak Gadang, Kecamatan Koto Balingka, Pasaman Barat, yang saat ini berada di Puskesmas Bonjol.


Selain mengakibatkan dua penumpang meninggal, tiga orang lainnya mengalami luka berat patah tulang, sementara untuk 32 penumpang mengalami luka-luka.


Sebagian penumpang Bus lainnya, dirujuk ke Puskesmas Bonjol dan RSUD Lubuk Sikaping. Bus dengan nomor polisi BA 7974 SU itu mengangkut 41 penumpang, termasuk sopir.


Sementara, Kasat Lantas Polres Pasaman Iptu Saherman didampingi Kanit Lantas, Aiptu Armen dan KBO Lantas Iptu Gusmal mengatakan, informasi sementara yang didapatkan peristiwa itu terjadi pada pukul 05.30 WIB.


Informasinya, para penumpang bus ini dari Pasaman Barat untuk menghadiri pesta pernikahan ke Taluak Ambun, Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.


“Kejadiannya, kendaraan mikrobus umum merk mesin Mitsbusihi dan merk dinding Pasaman Transport Nopol BA 7974 SU yang dikemudikan oleh Akhyar, datang dari arah Malampah ke arah Simpang. Diduga kecepatan tinggi dan rem tidak berfungsi, melewati turunan tajam dan tikungan tajam ke kiri. Kendaraan tidak terkendali dan lurus ke luar badan jalan sebelah kanan dan masuk jurang sedalam 15,1 meter (dari pinggir badan jalan sebelah kanan),” terang Kasat Lantas.


Peristiwa ini, lanjut Saherman, mengakibatkan tiga penumpang menderita luka berat dan dua orang meninggal dunia serta mengakibatkan 32 penumpang dan pengemudi sendiri luka-luka, empat penumpang dinyatakan selamat.


Bus saat ini masih berada di lokasi kejadian, dengan keadaan rusak berat bagian depan dan diberi garis polisi.(Fajri)

Post a Comment

0 Comments