Ticker

6/recent/ticker-posts

Seorang Pelayan Caffe Gantung Diri Dikamar Mandi Caffe Tempatnya Bekerja || dutametro





Banjarnegara,dutametro.com. -Korban gantung diri WS (29) seorang pelayan Caffe warga Desa Pesangkalan, Kecamatan Pagedongan, Kabupaten Banjarnegara ditemukan tewas tergantung di kamar mandi sebuah Cafee dimana dirinya bekerja.

Korban ditemukan pertama kali oleh Bagas yang merupakan teman kerjanya dalam kondisi tergantung dengan menggunakan tali sarung dan kaki menekuk. Kuat dugaan korban nekat mengakhiri hidupnya dengan menggantungkan diri di kamar mandi.

awalnya korban yang bekerja di sebuah Cafe di Kelurahan Argasoka, Kecamatan Banjarnegara sempat mengeluh sakit sehari sebelumnya. Sesaat sebelum kejadian, korban disuruh membereskan dan mencuci piring caffe bersama dengan rekannya sekitar pukul 16.00 WIB.

saat itu korban mengatakan ingin mandi dulu, tanpa curiga, rekan korban ini membiarkan WS ke kamar mandi dengan membawa kain sarung. 

Sementara rekan korbannya kembali ke caffe untuk membersihkan caffe tersebut.

lebih dari 15 menit tak juga keluar dari kamar mandi, Bagas kemudian mencoba memanggil WS, namun tidak ada jawaban dari dalam kamar mandi, tidak hanya itu Bagas juga sempat mengetuk pintu kamar mandi dan memanggil WS yang juga tidak ada jawaban.

“rekan kerja korban ini kemudian mengintip dari sela-sela ventilasi kamar mandi dibantu rekan kerja lainnya, dari situ Bagas melihat kalau WS dalam kondisi tergantung menggunakan sarung pada tiang kamar mandi,” kata pj Kapolsek Banjarnegara Iptu Ignatius Tri Atmojo Budi Hartanto.

Melihat keadaan WS tergantung, Bagas bersama rekan kerja lainnya langsung mendobrak pintu kamar mandi. 

Para saksi ini melihat WS sudah tergantung dengan posisi kepala menghadap barat, kedua tangan lurus ke bawah di samping badan, sementara kaki korban menekuk.

para saksi yang juga rekan korban ini mencoba menolong korban dengan melepas ikatan tali sarung dan melaporkan kejadian tersebut pada pemilik cafe yang kemudian dilanjutkan ke Mapolsek Kota Banjarnegara.

Setelah dilakukan evakuasi, korban dibawa ke RSUD Banjarnegara untuk menjalani pemeriksaan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan, kuat dugaan korban murni melakukan bunuh diri.

“ korban sudah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan. Tidak ada tanda penganiayaan, kami juga masih menyelidiki penyebab korban nekat melakukan gantung diri,” katanya

Post a Comment

0 Comments