Ticker

6/recent/ticker-posts

Konferensi Pers Polres Pasaman Barat Terkait Penggeledahan Kantor DPC Partai Gerindra Kabupaten Pasaman Barat || dutametro

 





Pasaman Barat,dutametro.com. -Pengeledahan Kantor DPC Partai Gerindra Pasaman Barat terkait dugaan penyalahgunaan Narkoba oleh Sat Narkoba Polres Pasaman Barat besama BNN Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Senin (19/4/2021).


Pasca pengeledahan itu tidak ada menemukan barang bukiti, Selasa (20/4/2021) Polres Pasaman Barat gelar Konferensi Pers bersama awak midia di ruangan Polres Pasaman Barat. Hadir Kapolres Pasbar AKBP Sugeng Harianto, Kasat Narkoba Iptu Erianto, Kepala BNNK Pasbar Irwan Effendri, Kasubag Humas Polres Pasbar AKP Defrizal dan Ketua DPRD Parizal Hafni.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Sugeng Hariadi mengatakan, tidak ada ditemukan bukti narkoba sesuai laporan masyarakat. Artinya laporan masyarakat tidak benar. "Untuk melengkapi pembuktian tersebut, Ketua DPRD melakukan tes urin di Polres Pasaman Barat dan hasilnya Negatif,"jelasnya


Selain itu, terhadap Ketua DPRD dan staf di ruangan tersebut berpakaian lengkap dan tidak ada yang dicurigai terhadap perlakuan yang tidak baik.


"Untuk itu saya menegaskan pada media, supaya meluruskan kejadian ini tidak ada ditemukan bukti narkoba, sehingga masyarakat tidak berpikiran negatif,"pintanya.


Sementara itu, Ketua DPC Partai Gerindra yang juga Ketua DPRD Pasaman Barat Parizal Hafni menyampaikan, disaat pengeledahan itu saya berada di kantor bersama staf, dan mempersilahkan institusi tersebut menggeledah seluruh ruangan kantor. Sementara sopir dan ajudan berada dikedai depan kantor.


"Saya berada dikantor dalam rangka melaksanakan suatu tugas yang diminta oleh Kesbangpol tentang permintaan BPK adanya persyaratan partai yang belum selesai untuk disampaikan ke BPK yang hari finalnya. Sementara hari ini saya harus berangkat ke Pekan Baru dalam rangka kunker DPRD,"katanya.


Parizal Hafni menerangkan, setelah sholat isya saya menelpon staf yang sedang berbuka puasa dibernama untuk datang ke kantor menyelesaikan tugas-tugas kelengkapan partai, karna staf saya yang bisa mengerjakannya.


"Setelah saya sholat Isya, dan staf saya juga sholat, terdengar hiruk pikuk dimuka. Lalu saya buka pintu, orang sudah rami, ada apa Pak. Lalu Kasat Narkoba dan Kepala BNNK jelaskan ada laporan dari masyarakat bahwa di kantor ini ada penyalahgunaan narkoba. Baik silahkan periksa, dan saya juga sangat anti narkoba,"sebut Parizal Hafni.


Lanjutnya, Setelah itu selesai pemeriksaan, masyarakat sudah berkumpul sangat banyak, saat itu mereka mempertanyakan hal lain, bukan lagi kasus narkoba."Kenapa ada wanita dikantor itu bekerja malam, lalu saya katakan kantor Partai itu sama juga dengan kantor DPRD, perlu siang perlu malam tidak ada persoalan. Kami harus bekerja siang dan malam kalau di perlukan, itu tidak harus dilaporkan karna sudah sesuai aturan Partai,"terangnya Parizal Hapni.


Parizal juga mengatakan, maka dari itu, saya dan staf di diruangan tengah sedang bekerja dan tidak ada persoalan atau yang aneh-aneh. Karna kami ada berempat ada ajudan dan sopir juga.


"Setelah itu dibuatlah klarifikasi dan dipanggil orang tua staf untuk menjelaskan kejadian. Maka dibuatlah dalam suatu keterangan kesalahfahaman dan sudah ditandatangani kepala jorong, orang tua staf, dan dibacakan dihadapan orang banyak dan dianggap sudah selesai,"ujarnya.

Post a Comment

0 Comments