Ticker

6/recent/ticker-posts

Kepala KUA Sungai Pagu : Selama Pandemi Angka Pernikahan Menurun || dutametro


Kepala.KUA Sungai Pagu Hafiz Aulia Rahman. SHI.MA


Solsel, dutametro.com --- Dimasa pandemi covid-19 melanda seluruh penjuru Dunia, tidak hanya berdampak pada ekonomi masyarakat, dampak pandemi ini juga dirasakan oleh Jajaran Kementrian Agama khususnya Kantor Urusan Agama (KUA).



Pasalnya semenjak pandemi di Indonesia pada umumnya, juga berdampak pada menurunya angka pernikahan ( Nikah).



Hal ini disampaikan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan. Hafizh Aulia Rahman SHI.MA  beberapa hari yang lalu.



Lebih jauh Hafiz, diakui angka calon  pasangan Suami Istri (Pasutri) yang akan melakukan pendaftaran pernikahan dikantor KUA Sungai Pagu jauh menurun dari tahun tahun sebelumnya, sebelum kasus pandemi.



Sebelum pandemi, angka calon Pasutri perbulanya bisa melebihi angka 50 pasang, namun disaat pandemi ini dari data yang masuk sejak Januari 2021 sebanyak 33 pasang, Pebruari 25 pasang dan pada bulan maret agak naik sedikit sebanyak 41 pasang.



Bulan Maret angkanya naik, karena pada bulan April memasuki bulan Suci Ramadan, di Kecamatan Sungai Pagu masyarakatnya membiasakan untuk mempercepat agenda pernikahan anaknya.



Diakui pada bulan Ramadan, jarang calon pasutri yang melangsungkan pernikahan, dalam bulan puasa ini hanya satu pasang yang mendaftar.



"Dalam bulan puasa agak jarang, namun setelah lebaran baru baru banyak," ucap Hafiz.



Terkait dengan undang undang pernikahan no 19 th 2019 tentang perkawinan revisi dari UU yang lama


Umur untuk nikah perempuan harus berumur 19 tahun dan laki laki sama 19 tahun.



Undang undang yang lama membolehkan nikah pada umur 16 tahun, banyak ditemukan kasus KDRT dan perceraian karena umurnya belum matang.



Pada saat umur 19 tahun mereka melakukan pernikahan, usia ini bisa dikatan sudah matang dan bisa menjaga kesehatan dan pertumbuhan kelahiran, serta menjaga ketentraman berumah tangga.



"Selama Januari ada satu pasutri yang dititipkan di pengadilan atau izin pengadilan," terangnya. (Met)

Post a Comment

0 Comments