Ticker

6/recent/ticker-posts

Hak Jawab Pimpred Media Hukum Indonesia Terkait Ocehan Kaperwil Jateng HMI || dutametro




Blitar, dutametro.com. -18 April 2021,Klarifikasi atas pemberitaan media dutametro.com tgl 18 April 2021 berjudul "Vio Sari : Saya Kecewa Dengan MHI Wartawan Disuruh Bayar Rp. 100 Ribu Tiap Satu Berita Tayang", dimana diberitakan bahwa Keputusan Pimred Redaksi MHl (Monitor Hukum lndonesia) Sutrisno, dianggap memberatkan Biro dan Kaperwil Wartawan media MHl (Monitor Hukum lndonesia) Viosari, yang beralamat di Sembung Harjo Kota Semarang. 

Atas pemberitaan tersebut saya merasa perlu meluruskan dari apa yang disampaikan saudari Vio Sari dan apa yang disampaikan  tidak benar hal ini telah melanggar kode etik jurnalistik karena faktanya tidaklah demikian, seperti : 
1.Permintaan uang 100 ribu persekali tayang. Yang benar adalah untuk penayangan berita advetorial ada kontribusi ke perusahaan 100 ribu sedangkan penayangan non advertorial tidak ada pembayaran.

2.Membayar oplah media Rp.1 juta bersama biro biro sudah saya penuhi. Hal ini merupakan kewajiban biro untuk pembayaran oplah media cetak MHI, dimana perusahaan mengirimkan 50 eksemplar setiap penerbitan. hal ini terpisah dengan kewajiban media MHI online. Sehingga kata diktator yang ditujukan kepada saya tidaklah pantas.

3.Atas mundurnya saudari Vio Sari dari media kami MHI adalah karena pelanggaran yang dilakukan Vio Sari terkait jabatan Kaperwil di Jawa Tengah dimana saudari Vio Sari merangkap jabatan yang sama di media lain sehingga ini sudah menyalahi aturan di perusahan kami MHI.Pemberitaan yang ditayangkan saudari Vio Sari di MHI ditayangkan di beberapa media lain  tanpa ada pengeditan (copy paste) dikarenakan profesi rangkap dimedia lain.Tugas Kaperwil yang diembannya sebagai penerima mandat tidak dijalankan dengan sepenuhnya karena selama berbulan bulan target pembentukan biro dari 29 kabupaten dan 6 Kota hanya terbentuk 1 saja.

Selanjutnya saya selaku pimpinan redaksi media MHI dimana saudari Vio Sari Kaperwil Jawa Tengah telah mengajukan pengunduran dirinya dan sudah menerima pengunduran dirinya dari media MHI dan sejak itu pula sudah tidak lagi sebagai Kaperwil Jawa Tengah dan wartawan MHI lagi.Segala sesuatu yang berhubungan dengan segala tindak tanduknya diluar tanggung jawab kami media MHI.

Post a Comment

0 Comments