Ticker

6/recent/ticker-posts

Ditlantas Polda Sumbar Gelar FGD Ungkap Bahaya Knalpot Racing

Padang,dutametro - Ditlanatas Polda Sumbar menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada, Rabu (07/04/2021) di aula Ditlantas Polda Sumbar.

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) kali ini bertemakan " Kajian Penggunaan Knalpot Racing di Wilayah Hukum Polda Sumbar" yang dibuka langsung oleh Kasubdit Gakkum  Ditlantas Polda Sumbar AKBP Dra.Nova Linda, MH.

Dalam FGD kali ini Ditlantas Polda Sumbar menghadirkan beberapa narasumber yaitu Kadis lingkungan hidup Ir. Siti Aisyah, M.Si., Kabid Lalin dan pembinaan keselamatan dishub Provinsi Sumbar Era Oktavialdi, S.E., dan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Sumbar AKBP Dra.Nova Linda, MH.

Knalpot adalah sarana pembuangan gas buang yang ditimbulkan dari pembakaran dalam mesin kendaraan saat mesin itu dihidupkan.

Dampak knalpot di antaranya meningkatkan polusi suara dan udara, memacu untuk spreeding/mengebut, dan melanggar lalu lintas, juga mengganggu pengendara lain serta meningkatkan probabilitas kecelakaan, baik bagi pengendara itu sendiri maupun terhadap pengendara lain.

"Kenyataan dimasyarakat sering kali mengganti atau memodifikasi knalpot standar pabrik ke knalpot bersuara keras yang di sebut dengan knalpot resing, hal ini merupakan sebuah pelanggaran hukum yang dilakukan oleh pengemudi kendaraan" jelas Nova Linda.

"Dan kami dari Ditlantas Polda Sumbar sudah melakukan razia setiap minggunya tapi kami seperti main kucing-kucingan dibuatnya, namun kami tidak akan pernah bosan dan akan tetap melakukan razia demi keselamatan dan kenyamanan pengendar dan masyarakat dan pasti nya untuk mengurangi angka kecelakaan. Ungkapnya.

Tidak hanya itu sekarang pihak kepolisian sudah mulai merealisasikan penerapan program tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di setiap persimpangan lampu merah, dia akan merekam setiap kesalahan yang dilakukan oleh pengendara, dan kesalahan itu nanti akan di kirim ke alamat masing- masing", ungkapnya.

Kami berharap kepada para milinial yang mempuyai kendaraan dan klup motor untuk dapat mematuhi aturan berkendaraan di jalan lalu lintas dan menyampaikan kepada rekan-rekan nya lain agar berhati-hati dalam berkendara, karena ini tidak saja bahaya bagi pengendara tapi juga kepada pengguna jalan lainnya", tutupnya.

Ikut hadir dalam kegiatan FGD kali ini Pokdarkamtibmas Provinsi Sumbar, Pengadilan negeri Padang, Kejaksaan negeri kota Padang, Asosiasi Motor Honda Padang, Perwakilan tokoh masyarakat, dan tokoh adat. (R)

Post a Comment

0 Comments