Ticker

6/recent/ticker-posts

Sabayuti Gulo Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias Sampaikan Materi Etika dan Budaya Politik Pada Pendidikan Politik || dutametro





Nias, Sumaterautara, dutametro.com. - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Nias melaksanakan kegiatan Pendidikan Politik ke II di aula serbaguna Desa Sogae'adu Kecamatan Sogae'adu, kamis 04/03/2021




Camat Sogae'adu Fatolosa Laoli, Menyampaikan pada sambutan pembukaan, Menghimbau kepada seluruh Peserta Kegiatan Pendidikan Politik supaya tetap tenang dan mengikuti hingga sampai selesai.




Narasumber pertama Ahmad Darwis Zendrato, S.Sos sebagai Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Nias mengulas tentang Pentingnya pendidikan Politik.



"Pendidikan Politik sangat urgensi bagi kehidupan Masyarakat Kabupaten Nias secara khusus dan Republik Indonesia umumnya, sebab kedaulatan berada ditangan rakyat, maka dari itu disetiap momen-momen Pemilihan Umum (Pemilu) agar hadir dan memberikan Hak suaranya. " ulas Kepala Kesbangpol




Sementara Narasumber lainnya Sabayuti Gulo sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Nias lebih mengulas tentang Etika dan Budaya Politik.


"Selama ini banyak masyarakat beranggapan bahwa Politik itu hanya urusan Pemerintah dan Partai saja, maka melalui pendidikan Politik ini, kita mengharapkan Masyarakat harus mengerti maksud Etika Politik yang berarti suatu praktik moral atau tata kelakuan dalam proses dan tindakan politik. 

Pada Pilkada 2019 dan 2020 kita dapat mengkategorikan masyarakat dalam empat (4)  aspek ketika menentukan pilihannya Yakni : Adaptis, Pragmatis, Idealis dan Primordialis.

"Ulas Sabyuti Gulo Politisi Partai PDI-Perjuangan



Lebih lanjut Sabayuti Gulo yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Nias memaparkan bahwa ada tiga (3) budaya politik indonesia yakni Parokial, Kaula dan Partisipan


"Ada tiga budaya politik di indonesia yakni,  pertama Parokial adalah Masyarakat tradisional dan sederhana dalam budaya dan pemahaman politiknya rendah, perhatian masyarakat terhadap politik hanya terbatas diwilayah tempat tinggalnya, kedua Kaula adalah pengetahuan terhadap budaya dan politik bisa dibilang tinggi, namun keikutsertaan mereka dalam budaya dan politik masih sangat minim, dan ketiga Partisipan adalah masyarakat secara sadar mengerti politik dan memahami pengaruh kebijakan Pemerintah pada Masyarakat sehingga mau ikut serta dalam politik." ulas Watu DPRD Nias yang biasa di dipanggil Genosilo




Pantauan awak media, kegiatan Pendidikan Politik Tahun 2021 yang dilaksanakan pada lokasi ke II, peserta berasal dari Masyarakat Kecamatan Sogae'adu dan Kecamatan Somolo-molo dengan menerapkan Prokes.

(Herman)

Post a Comment

0 Comments