Ticker

6/recent/ticker-posts

Mediasi PT.Pantja tunggal Dengan Kuasa Hukum di Polrestabes Semarang Belum Ada Hasil || dutametro





Semarang ,dutametro.com. -Setelah hampir satu tahun perseteruan antara PT. Pantja Tunggal Knitting Mill dengan karyawannya yang terkena PHK sepihak hari ini telah dilakukan mediasi. 


Hari ini Jumat 19/3/2021 telah dilakukan mediasi di kantor Polrestabes Semarang, yang difasilitasi oleh Kasat Intelkam  AKBP Guki Ginting.


Dari pihak perusahaan dihadiri oleh management PT. Pantjatunggal Knitting Mill yaitu Felice dan Dodit, sementara dari pihak pekerja dihadiri oleh pengurus DPD FKSPN Kota Semarang yaitu Heru Budi Utoyo, Anang Prawoto, dan Alwi Koesmarwoto beserta PUK KSPN PT. Pantjatunggal Knitting Mill yaitu Murtatik.


Dalam pertemuan mediasi tersebut berjalan kurang lebih 1,5 jam membahas permasalahan PHK yang terjadi di PT. Pantja Tunggal Knitting Mill.


Pihak pekerja, melalui Heru Budi Utoyo menyampaikan, bahwa permasalahan PHK ini sudah hampir 1 tahun belum selesai, dan bahkan pihak perusahaan tidak punya etikad baik untuk menyelesaikan hak pekerja yg di PHK, "Padahal mereka sudah mengabdi bertahun-tahun diperusahaan" ujar Heru Budi Utoyo selaku kuasa hukum karyawan di Aula Pokrestabes Semarang Jumat (19/3/2021).


Lebih lanjut Heru yang akrab disebut Abah ini mengatakan,

"Pada prinsipnya kami meminta komitment perusahaan untuk segera menyelesaikan pembayaran pesangon kepada pekerja ter PHK sesuai anjuran mediator Disnaker Kota Semarang" katanya.


Sementara itu, dari pihak perusahaan, melalui Felice berdalih bahwa kondisi perusahaan  semakin tidak baik dan mengalami kerugian, sehingga belum bisa membayar pesangon sesuai anjuran tersebut, "Perusahaan hanya bisa memberikan 25% dari nilai anjuran, sebagaimana telah diambil oleh sebagian pekerja lainnya" katanya.


Murtatik yang mewakili selurah karyawan yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja menyampaikan, "Harusnya perusahaan ketika melakukan PHK secara sepihak sudah mempertimbangkan nilai pesangon yang akan dikeluarkan, jika tidak punya uang kenapa harus melakukan PHK? Padahal pada saat itu produksi perusahaan masih banyak" ucap Murtatik.


Dalam mediasi tersebut belum ada titik temu dan belum ada kesepakatan, pihak pekerja meminta kepada Polrestabes untuk memanggil kembali pihak perusahaan dan menghadirkan pimpinan tertinggi yang bisa memberikan keputusan, sementara pihak perusahaan akan menyampaikan mediasi ini kepada pimpinan PT. Pantja Tunggal Knitting Mill.


Vio Sari.TEAM.

Post a Comment

0 Comments