Ticker

6/recent/ticker-posts

Laksanakan Musrembang Tingkat Kecamatan Tahun 2021 , Camat LBU Usulkan Beberapa Rencana Pembangunan || dutametro





Tanah Datar ,dutametro.com. - Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2021 tingkat Kecamatan Lintau Buo Utara, yang merupakan salah satu tahapan dalam proses perencanaan pembangunan yang bertujuan untuk mengakomodir usulan rencana kegiatan dengan sistem dari bawah ke atas (bottom up), Rabu (10/3) resmi digelar.

Pelaksanaan musrenbang yang laksanakan di Aula Kantor Camat Lintau Buo Utara itu dibuka langsung oleh camat Lintau Buo Utara Zulkifli SR dengan dihadiri oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra. Selain itu hadir juga anggota DPRD Tanah Datar dari Dapil 1 Tanah Datar diantaranya Jonnedi dari fraksi partai Gerindra, Eri Hendri dari Demokrat, Nurzal Can dan Istiqlal dari fraksi PKS, Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, Ketua Tim 1 Musrenbang Kabupaten Tanah Datar Ermon Revlin beserta anggota, Kepala Cabang BPD Lintau, Forkompimca kecamatan LBU, Wali Nagari se-Kecamatan LBU, Ketua KAN, BPRN, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam eksposnya tercatat Camat LBU Zulkifli menyampaikan beberapa usulan rencana pembangunan kecamatan LBU baik berupa pembangunan fisik maupun pembangunan dibidang pemerintahan dan sosial budaya. Untuk usulan rencana pembangunan bidang pemerintahan dan sosial semuanya difokuskan pada pelayanan kesehatan masyarakat.

Dibidang pembangunan fisik setidaknya ada 10 usulan yang disampaikan, namun dari banyaknya usulan tersebut Zulkifli sangat berharap usulan pengaspalan jalan dari Koto Niu menuju Pamasihan yang berada di Nagari Tanjung Bonai bisa segera direalisasikan.

“Kondisi jalan yang menghubungkan Koto Niu ke Pamasihan saat ini kondisinya sudah sangat parah, sehingga apabila terjadi hujan sulit untuk dilewati oleh masyarakat, untuk itu melalui musrenbang ini kami bermohon kepada Bapak Bupati untuk segera merealisasikan pembangunannya,” harap Zulkifli yang disambut tepuk tangan para peserta musrenbang.

Dilain pihak, Nurzal Can yang merupakan salah seorang tokoh masyarakat Lintau Buo Utara menyampaikan bahwa sebagai tokoh masyarakat pihaknya sangat mendukung program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah.

“Kami mendukung penuh program pembangunan yang dilaksanakan pemerintah, terutama dalam peningkatan pengetahuan masyarakat tentang adat basandi syara’ syara’ basandi kitabullah,” ujarnya.

Lebih lanjut Nurzal Can mengatakan bahwa kondisi generasi muda saat ini sudah sangat memprihatinkan, terutama dalam perkembangan mental, spiritual dan akhlaq mereka. Untuk itu kalau program ABS SBK sudah bisa diterapkan dengan baik insyaallah kehidupan masyarakat di Tanah Datar akan aman dan sejahtera.

“Pemerintah jangan hanya memperhatikan pembangunan fisik saja, namun pembangunan karakter generasi muda kita yang notabene sebagai penerus bangsa juga harus menjadi prioritas utama,” kata Nurzal Can lagi.


Nurzal Can menilai bahwa buruknya mental, spiritual dan akhlaq para generasi muda saat ini tidak hanya didukung oleh faktor kemajuan teknologi saja, namun juga dipengaruhi faktor ketidakpedulian orang tua, tokoh adat dan juga tokoh masyarakatnya.

“Mari kita dorong program pemerintah untuk membangun mental, spiritual, akhlak masyarakat guna menjaga keseimbangan pembangunan dan kemajuan daerah kita. Dan semoga kedepan Kabupaten Tanah Datar lebih maju dan sejahtera,” ajak Nurzal Can

Disisi lain anggota DPRD Tanah Datar melalui Jonnedi dalam menyampaikan sudut pandangnya meminta pemerintah segera meningkatkan pelayanan dibidang kesehatan, disamping juga penyelesaian beberapa permasalahan tapal batas wilayah dan permasalahan lainnya.

“Kami tidak menginginkan lagi adanya pertikaian di masyarakat akibat konflik batas wilayah seperti kejadian beberapa waktu yang lalu. Kami juga berharap pemerintah bisa menyikapi dengan serius setiap permasalahan yang terjadi ditengah-tengah dikehidupan masyarakat dan memberikan solusi yang terbaik,” kata Jonnedi yang biasa dipanggil dengan nama Jon Kompol.

Lebih lanjut Jon Kompol juga meminta kepada masyarakat untuk bersabar dalam menghadapi masa pandemi, serta meminta agar masyarakat jangan selalu berharap kepada bantuan pemerintah saja.

“Pada masa pandemi seperti sekarang, masyarakat jangan hanya mengharapkan bantuan dari pemerintah saja. Sekarang kita sudah harus bisa melakukan berbagai inovasi dan terobosan baru serta memanfaatkan lahan yang kita miliki dengan sebaik mungkin sehingga hasilnya bisa maksimal,” tambahnya.

Sementara menanggapi semua usulan dan saran yang disampaikan Bupati Eka Putra melalui forum ini meminta kepada seluruh masyarakat kabupaten Tanah Datar untuk mendukung penuh visi dan misi Bupati dalam mewujudkan Tanah Datar menjadi kabupaten yang madani dengan berlandaskan adat basandi syara’ syara’ basandi kitabullah.

Dan terkait dengan berbagai permasalahan yang muncul, Bupati mengatakan bahwa pemerintah akan selalu siap dan berada paling depan dalam menyelesaikannya.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan selalu ada dan siap membantu masyarakat dalam setiap permasalahan,” tegas Eka Putra.

Lebih jauh Bupati menyampaikan bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi kabupaten Tanah Datar saat ini minus 1% dan kedepan diberharapkan pertumbuhan ekonomi bisa lebih baik lagi 

Dan terkait perang terhadap rentenir, menurut Eka Putra seluruh elemen sangat mendukung dan berharap ini bisa berjalan dengan baik dan maksimal sehingga tidak ada lagi masyarakat yang terlibat hutang piutang dengan rentenir lagi. (hp)

Post a Comment

0 Comments