Ticker

6/recent/ticker-posts

Baru Berfungsi Lampu Merah di Simpang Padang Aro Tidak Lagi Menyala || dutametro


Lampu pengatur lalulintas kendaraan ( Traffic Light) yang baru dipasang disimpang Padang Aro  tidak lagi menyala.




Solsel, dutametro.com --- Lampu merah Traffic Light yang dipasang disimpang empat kecamatan Sangir pusat Kota Padang Aro pengadaanya hanya sebatas untuk pajangan saja.



Pasalnya sejak dipasang dua bulan yang lalu oleh pengadaan Balai Pengelolaan Transportasi Darat Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI. 


 hanya berfungsi ( hidup) taksampai dua minggu dan sampai berita ini diturunkan traffic Light itu tidak lagi mengedip ngedip.



Traffic Light (lampu merah) di simpang empat Padang Aro, Pusat Kabupaten Solok Selatan (Solsel) tidak berfungsi lagi. 



Dihitung hanya selama 13 hari menyala, hingga kini sudah lebih dari sebulan mengalami kerusakan belum juga diperbaiki.



"Tidak sampai dua minggu berfungsi Traffic Light langsung pudur, sehingga nilai mamfaatnya tidak ada jika hanya terpasang saja," kata salah seorang agen travel, yang enggan namanya ditulis oleh media , Kamis (11/3/2021) 



Dia mengatakan, sudah dua minggu lampu ini rusak, katanya terjadi kostleting listrik yang dipasang pada kabel induk PLN dan mengalami kebakaran pada sambungan kabel tersebut.



Dia juga menyayangkan semula kabel kabel ini dipasang ditanam dalam tanah, namun pada akhirnya dipasang saja diatas.



Dia memaparkan, bahwa nasib Traffic Light itu hampir sama dengan kondisi jalan nasional yang dibangun Pemerintah Pusat di tahun 2020 di Padang Aro. 



Seminggu usai diaspal jalan langsung rusak, nah sekarang pengadaan Balai Pengelolaan Transportasi Darat Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI. Tidak sampai dua minggu kabarnya rusak, sehingga lampu merah tidak hidup lagi. 



"Padahal pengendara baru mulai tertib, serta sudah memahami berlalu lintas dan keberadaan lampu merah perdana ini dapat menghindari kecelakaan disimpang Empat Padang Aro," tegasnya. 



Dia berharap Dinas Perhubungan Solok Selatan segera mendesak Balai Pengelolaan Transportasi Darat Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, guna mempercepat perbaikan Traffic Light tersebut. 



Sebuah pembangunan perlu juga dikaji azas mamfaatnya, lampu merah jangan sampai sebagai ajang pajangan. Akan tetapi sebagai bentuk mengatur tertibnya kendaraan di persimpangan yang mampu mengatasi angka kecelakaan. 



"Jika lampu merah tidak berfungsi, kendaraan bisa ngebut saja di simpang empat ini. Bahkan sudah alami kecelakaan," terangnya. 



Sementara Kepala Dinas Perhubungan Solok Selatan, Armenses kepada sejumlah awak media menjelaskan, soal Traffic Light ini kewenangan Balai kementerian perhubungan wilayah 3 Sumbar. 



Kenapa mati atau tidak berfungsi lagi, dia mengatakan tidak mengetahui penyebabnya. Namun pihaknya telah meminta pihak Balai memperbaiki, sebab ini jalan nasional, menurut Balai pengadaan masih pemeliharaan rekanan. (Met)

Post a Comment

0 Comments