Ticker

6/recent/ticker-posts

Terbukti Melakukan Aktivitas Penambangan Ilegal , Pelaku Diamankan Satreskrim Polres Kota Sawahlunto || dutametro




Sawahlunto,-dutametro.com.-Setiap orang yang melakukan aktivitas penambangan secara Ilegal atau tanpa IUP, IPR atau IUPK di wilayah hukum Polres Kota Sawahlunto dapat dipidana dengan pidana penjara.


Kepolisian Resort (Polres) Kota Sawahlunto, Selasa (16/2-2021) mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya aktivitas penambangan Mineral (emas) tanpa izin ( Ilegal ) di aliran Sungai Batang Ombilin Tapian Tanang Dusun Siambalau Desa Talawi Hilie Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto,  anggota Sat Reskrim Polres Kota Sawahlunto yang dipimpin oleh Kbo Sat Reskrim IPTU, Saipul Anwar,SH langsung meluncur menuju ke lokasi aktivitas penambangan Ilegal dan mengamankan delapan (8) orang tersangka yakni ;  berinisial " I " 46 tahun, " RY " 24 tahun, " RA " 39 tahun, "AF" 35 tahun, "I" 37 tahun, "BDS"34 tahun dan "JA" 32 tahun. Keseluruhannya Warga Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto.


Sedangkan "BY" 41 tahun Warga Desa Datar Mansiang Kecamatan Talawi Kota Sawahlunto dilakukan Penangguhan Penahanan karena Sakit.


Menurut laporan Polisi nomor LP/10/A/II/2021/SPKT Polres Sawahlunto (17/2-2021) dengan tersangka Inisial I dan RY diamankan beserta barang bukti.

Laporan Polisi nomor LP/11/A/II/2021/SPKT Polres Sawahlunto (17/2-2021) dengan tersangka Inisial RA dan BY diamankan beserta barang bukti.

Laporan Polisi nomor LP/12/A/II/2021/SPKT Polres Sawahlunto (17/2-2021) dengan tersangka inisial AF, I, BDS dan JA diamankan beserta barang bukti.


Pasal yang disangkakan kepada para penambang yakni pasal 158 undang undang nomor 3 tahun 2020 tentang perubahan atas undang-undang nomor 4 tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara.

Sesuai Pasal 37, Pasal 40 ayat (3), Pasal 48, Pasal 67 ayat (1), Pasal 74 ayat (1) atau ayat (5) ancaman hukumannya bagi pelaku dapat  dipidana dengan pidana penjara paling lama Sepuluh (10) tahun dan Denda paling banyak Rp 10 Miliar. ( An )

Post a Comment

0 Comments