Ticker

6/recent/ticker-posts

Walikota Fadly Amran Minta Baznas Manfaatkan Teknologi Informasi || dutametro





PADANG PANJANG,dutametro.com. -- Walikota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Padang Panjang untuk terus berinovasi dan menjalin komunikasi yang baik antar pengurusnya. Dan tak lupa agar dapat memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. 


Fadly memberikan contoh pemanfaatan IT seperti yang dilakukan "kitabisa.com". 


"Bukan berarti sama seperti itu. Namun hendaknya ini bisa dilirik untuk bisa dikembangkan dalam meningkatkan potensi zakat di Kota Padang Panjang. Kemudian lewat media sosial  agar para perantau atau masyarakat di luar dapat tergerak untuk berzakat di Padang Panjang," sebutnya saat melantik pengurus Baznas Padang Panjang periode 2020-2025 

di Hall Lantai III Balaikota, Selasa, (6/1). 


Setelah melewati 110 hari proses seleksi yang melibatkan Baznas pusat,  komposisi kepengurusan Baznas saat ini, Ketua dipercayakan kepada Syamsuarni, S.Ag, menggantikan pimpinan sebelumnya, Drs. H. Aswir Rasyidin Datuak Panjang. Sementara itu, Wakil Ketua I, dijabat Zulhendri, SE, ME, Wakil Ketua II, Syaiful Ardi, Lc, Wakil Ketua III,  H. Mastoti, Wakil Ketua IV, H. Jasriman, S.Ag. 


Dalam pelantikan yang  dihadiri Wakil Walikota, Drs. Asrul, Ketua DPRD Mardiansyah, A.Md, serta unsur Forkompimda lainnya,  Fadly berpesan kepada pengurus baru itu, agar beradaptasi dengan cepat dan tetap menjalin hubungan dengan pengurus lama. 


"Terimakasih kepada pengurus Baznas sebelumnya dengan banyaknya pencapaian yang diraih. Selamat kepada pengurus baru," lanjutnya.


Sementara Mardiansyah menyampaikan, pengurus Baznas yang baru untuk dapat bekerja lebih baik dari pengurus sebelumnya. "Selamat kepada pengurus yang baru, semoga amanah dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus sebelumnya," tuturnya.


Mardiansyah berpesan, Baznas jangan sampai terkontaminasi dengan politik dan tetap bersikap netral kepada para penerima zakat. "Kepada pengurus baru bekerjalah lebih baik, jangan sampai terpengaruh dengan politik," katanya.


Sementara itu, Syamsuarni 

menyampaikan terimakasih atas proses seleksi yang telah diselanggarakan. Dia berharap adanya masukan dan kritikan. "Kami yakin pengelolaan Baznas tak lepas dari masukan walikota beserta wakil, ketua DPRD dan stakeholder lainnya. Kami siap menerima masukan kritikan yang membangun," ucapnya. 


Dari capian Baznas periode sebelumnya, Syamsuarni mengatakan, hal itu menjadi pemicu dan tantangan dalam mengelola Baznas menjadi lebih baik.


Di kesempatan yang sama, Aswir Rasyidin selaku mantan ketua Baznas periode sebelumnya, mengajak meneruskan kerja yang baik. "Kawan-kawan, ambil yang baik, tinggalkan yang tidak baik di periode kami bekerja," katanya.


Lebih lanjut, Aswir berpesan, pengurus yang baru harus memiliki mental yang kuat. Menurutnya, petugas zakat akan mengalami cercaan dan  fitnah. "Kepada pengurus, jalankan sesuai syariat. Allah akan melindungi kita," sebutnya. 


Kepala Bagian Kesra Setdako Ade Afdil, S.Pd.I menyampaikan, 110 hari  waktu seleksi yang dijalani itu, dimulai dengan pendaftaran, seleksi administrasi, tes kompetensi, tes wawancara dan tes uji kelayakan dari Baznas pusat. "Pemko mengusulkan  10 calon ke pusat. Pusat memilih lima pengurus Baznas yang kemudian di-SK-kan walikota," terangnya. (harris)

Post a Comment

0 Comments