Ticker

6/recent/ticker-posts

Tinjau Lokasi Banjir , Abusyik : Perintahkan Penanganan Korban Secepat Mungkin || dutametro



Bupati Pidie, dutametro.com. - Roni Ahmad, SE (Abusyik) memerintahkan Dinas terkait untuk menangani korban banjir di Kabupaten Pidie secara cepat dan tepat sasaran.

Hal itu disampaikan Abusyik di Lampoh tuah, Gampong Grong-grong, Kecamatan Grong-grong, Kabupaten Pidie, saat memantau proses penanganan banjir di sepanjang aliran sungai Grong-grong, Rabu malam (20/1/2021).

Abusyik turun langsung ke lokasi untuk memastikan bahwa segala sesuatu dalam hal penanganan kebencanaan di wilayah Pidie berjalan dengan baik.

Di waktu berbeda Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah TM Daud, ST juga meninjau ke Peudaya, Kecamatan Padang Tiji, dan Puli, Kecamatan Pidie.

Sebelumnya Abusyik sudah mengintruksikan Dinas Sosial, BPBD dan Dinas PUPR supaya cepat menangani permasalahan di lapangan. Bupati juga meminta para Camat agar fokus memantau situasi lapangan.

"Saya mengimbau masyarakat tetap siaga terhadap bencana banjir, apalagi hujan yang terus mengguyur wilayah Pidie," harap Abusyik.

Abusyik juga meminta Dinas terkait untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan masyarakat yang memerlukan bantuan dalam kondisi tanggap darurat, termasuk kebutuhan di lokasi dan posko pengungsi.

Abusyik mengingatkan seluruh Dinas terkait supaya menjalankan tugas dengan sigap sesuai tupoksi masing-masing, secara adil dan merata.

Dalam kunjungan itu turut didampingi Asisten II Sekretariat Daerah Pidie, yang juga Plt Kadis PUPR, Buchari AP,  M.Si., Kepala Bagian Humas dan Protokol, Mulyadi Nurdin, Lc, MH, Camat Grong-grong, Nasrinah Hanim, Kabid BPBD Pidie, Kapolsek Grong-grong, serta Danramil Grong-grong.

Asisten II Sekretariat Daerah Pidie, Buchari AP,  M.Si menjelaskan bahwa sejak banjir melanda Pidie beberapa hari lalu, Pemerintah Kabupaten Pidie sudah melakukan penanganan darurat di lokasi yang terdampak banjir, seperti bantuan masa panik, dapur umum, serta penanganan aliran sungai yang tersangkut material bawaan banjir dengan menggunakan alat berat.

Menurutnya, Dinas PUPR langsung mengarahkan beko untuk mengangkat batang kayu besar yang menyebabkan bagian leger jembatan tersumbat.

"Hari ini sesuai arahan Pak Bupati, Pemerintah Kabupaten Pidie menurunkan beberapa alat berat jenis Beko untuk mengangkat kayu dan sampah yang menghambat aliran air sungai,  seperti di sungai Lampoh tuah, Gampong Grong-grong Kecamatan Grong-grong, Krueng Gampong Puli, Kecamatan Pidie, serta aliran sungai di Gampong Tunong, Rubee, Kecamatan Delima," jelas Buchari.

Ia juga menambahkan bahwa sejak hari pertama banjir pihaknya sudah membuka sejumlah dapur umum untuk warga di beberapa lokasi secara terpisah, seperti di Kecamatan Delima, Pidie, Padang tiji dan Grong-grong.

"Pak Bupati selalu ingatkan Dinas terkait untuk menjalankan tugas dengan sigap, seyogianya seluruh Dinas sudah mengetahui tugas dan fungsinya masing-masing, jadi begitu ada musibah banjir, masing-masing dinas langsung bertindak sesuai dengan tupoksinya," jelas Buchari.

Kherry Leb 

Post a Comment

0 Comments