Ticker

6/recent/ticker-posts

Rp 48,2 Miliar Untuk Normalisasi Sungai Batang Suliti || dutametro


Petugas dari Balai Wilayah Sungai Sumbar 5 (BWSS V) saat berada dilokasi sungai Batang Suliti.


Solsel, dutametro.com -- Setiap musim penghujan Jorong Kampung Terandam, Nagari Pasar Muaralabuh, Kecamatan Sungai Pagu, Solok Selatan, (Sumbar), selalu menjadi langganan banjir.


Daerah yang dialiri sungai batang Suliti itu, bahkan setiap tahun banjir besar selalu melanda, akibat dari tidak adanya penahan banjir seperti cekdam kiri dan kanan sungai.


Masyarakat dan pemerintah setempat sudah sering kali berharap agar ada normalisasi sungai Batang Suliti itu, harapan ini sudah sejak tahun 50 an lalu.


Ditahun 2021 ini, harapan masyarakat Jorong Kampung Terandam dan warga seiliran sungai Batang Suliti akan terjawab, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memperoleh bantuan dari Kementrian PUPR, sebesar Rp 48,2 miliar. 


Bantuan tersebut untuk proyek pembangunan sarana prasarana pengendalian banjir pertemuan sungai Batang Bangko dan Batang Suliti.


Untuk memastikan tim dari Balai Wilayah Sungai Sumbar 5 (BWSS V), langsung turun kelokasi didampingi Plt Kadis Pekerjaan Umum Tata Ruang dan Pertanahan Solok Selatan Yolly Hirlandes Putra, Camat Sungai Pagu Rolly Anmart, Pj Wali Nagari Pasar Muaralabuh Efrizal.


“Proyek bantuan tersebut sekarang masih dalam proses tender oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang dan Pertanahan Solok Selatan Yolly Hirlandes Putra dilokasi, Rabu (20/01/2021).


"Pihak kami bersama pihak Balai sedang melakukan tinjauan ke lokasi proyek. Untuk melihat item apa saja yang diperlukan," terang Yolly.


Sementara itu Wakil Ketua DPRD Solok Selatan Armen Syahjohan mengatakan, penanganan banjir Batang Suliti merupakan kebutuhan mendesak. Sebab setiap tahun sungai tersebut selalu meluap dan mengakibatkan banjir terutama di Kampung Tarandam dan daerah sepanjang aliran sungai.


Politisi partai Gerindra itu menambahkan, "Kampung Tarandam Nagari Pasar Muaralabuh Kecamatan Sungai Pagu merupakan kawasan langganan banjir di Solok Selatan. " ucap Armen


Terkait pelaksanaan, Armen menegaskan DPRD siap melakukan pengawasan. Agar proyek tersebut berjalan dengan baik sesuai harapan. Dia juga mengajak masyarakat untuk ikut aktif dalam pengawasan dan memelihara nantinya.


Pada Selasa 12 Januari 2021 lalu, banjir akibat luapan sungai Batang Suliti merendam 350 unit rumah terdiri dari 375 kepala keluarga dengan 1.125 jiwa di kawasan tersebut. Ketinggian air mencapai 50 sampai 100 sentimeter.


Kondisi yang sama juga terjadi di Nagari Pasir Talang Selatan Kecamatan Sungai Pagu. Sedikitnya 28 rumah dan 100 jiwa terdampak banjir, dengan disayahkannya nanti proyek besar ini, akan berdampak pada keselamatan dan kenyamanan warga yang sudah puluhan tahun selalu dirundung bencana banjir. (Met)

Post a Comment

0 Comments