Ticker

6/recent/ticker-posts

Transportasi Mobil Listrik Adalah Masa Depan Indonesia || dutametro




Oleh :Ir. Abdul Aziz, MM

Pengamat Ekonomi dan Teknologi


Begitu berharganya waktu, sehingga orang ingin cepat sampai di tempat tujuan. Kantor, proyek, bengkel atau lokasi kuliner dan tempat wisata adalah destinasi yang harus dituju dalam waktu sesingkat-singkatnya. 


Menggunakan mobil konvensional sepertinya akan sangat banyak membuang waktu. Memanaskan mobil, periksa air radiator, harus ke SPBU untuk isi bahan bakar adalah aktifitas yang banyak membuang waktu sebelum keberangkatan.


Keresahan dunia terhadap pulusi udara yang keluar dari knalpot kendaraan bermotor pun sudah sangat meresahkan penghuni bumi. Pengap, kotor mulai menyelimuti bumi akibat meningkatnya penggunaan motor bakar pada berbagai jenis alat transport.


Teknologi mobil listrik yang terus berkembang merupakan harapan baru dan solusi bagi manusia dari pemborosan waktu dan polusi. Para produsen mobil konvensional mulai beralih ke mobil listrik dan mulai melupakan motor bakar sebagai penghasil tenaga gerak putar.



 



Electric Car Platform



Berdasarkan penelitian mobil listrik mobil listrik sangat simpel dan lebih effisien. Untuk mencapai jarak hingga 120 kilometer diperlukan biaya sebesar Rp 75.000 saja. Sedangkan jika menggunakan mobil konvesional yang menggunakan BBM dibutuhkan biaya dua kali lipat lebih banyak.


Selain itu, mobil listrik dikenal lebih ramah lingkungan karena tidak mengeluarkan emisi karbon dioksida ke udara alias zero emission. Mobil listrik juga menghasilkan suara yang lebih halus, senyap, dan tidak bising, sehingga suara musik dalam kendaraanpun bisa dinimati lebih sempurna.


Teknologi baru Intelligent Transport System (ITS) yang terpasang pada mobil listrik membuat mobil listrik menjadi satu-satunya mobil dengan sistem keamanan terbaik. Intelligent Transport System (ITS) adalah sistem keamanan mobil dimana mobil akan segera terhenti sebelum menabrak sesuatu. Sistem ini membuat mobil listrik menjadi alat transport paling aman saat ini.


Rakyat Indonesia sangat berharap besar kepada APM dapat lebih memberikan perhatian pada peningkatan penguasaan kemampuan teknologi mobil listrik melalui peningkatan kegiatan penelitian dan pengembangan (research and development yang lebih populer dengan R&D).


Pengembangan R&D dan sumber daya manusia baik di pabrik maupun bengkel kendaraan bermotor juga perlu dilakukan agar menghasilkan sumber daya dengan keahlian spesifik. Pemerintah diharapkan dapat mendorong agar APM dapat meningkatkan nilai kandungan komponen dalam negeri untuk mobil listrik tersebut.


Potensi teknologi dan bisnis yang akan berkembang di Indonesia sebagai dampak positif dari teknologi mobil listrik adalah bermunculannya modifikator dari anak-anak muda kreatif sebagai keikut sertaan mereka dalam bidang rancang bangun.


Cadangan nikel terbesar dunia yang ada di Indonesia juga akan mendukung tumbuhnya pabrik battery lithium terbesar di dunia sebagai sumber tenaga mobil listrik. Mobil listrik dan battery lithium adalah harapan baru bagi bangsa Indonesia untuk hadir sebagai pemain industri otomotif dunia.

Post a Comment

0 Comments