Ticker

6/recent/ticker-posts

Mengenang Gugurnya Pahlawan Revolusi,Hari Kesaktian Pancasila diperingati | dutametro




Tanah Datar, dutametro.com.– Hari Kesaktian Pancasila diperingati bangsa Indonesia setiap tanggal 1 Oktober untuk mengingat kembali sejarah kelam bangsa atas pemberontakan Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI).


Pemberontakan ini menggugurkan beberapa jenderal, prajurit TNI dan anak bangsa Indonesia lainnya akibat kebiadaban PKI yang ingin merongrong Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara Indonesia.


Mengingat pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, sesuai surat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI,  kepada pemerintah daerah dan instansi pemerintah lainnya agar mengikuti upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di Monumen Pancasila Sakti Jakarta melalui siaran TVRI atau kanal youtube Kemendikbud RI.




Tidak terkecuali di Kabupaten Tanah Datar, Sekda Irwandi bersama Staf Ahli, Asisten, Kabag dan Kasubag di lingkup Sekretariat Daerah mengikuti upacara di Aula Eksekutif, Kamis (01/10/2020), begitu juga perangkat daerah dan instansi vertikal mengikuti upacara di kantor masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.


Presiden RI Joko Widodo bertindak selaku inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2020 yang mengangkat tema Indonesia Maju Berlandaskan Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur dan turut hadir Wakil Presiden KH. Ma’ruf Amin.


Adapun teks Pancasila dibacakan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, teks Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 dibacakan Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti. Sementara Ketua DPR RI Puan Maharani membacakan dan menandatangani Ikrar serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy membacakan doa.


Usai upacara, Presiden dan rombongan melakukan napak tilas di monumen Lubang Buaya saksi bisu tempat para jenderal dan prajurit TNI pahlawan Revolusi disiksa dan dikubur di satu lubang yang berdiameter 75 cm dan kedalaman 12 meter tersebut. (wn-irfan).

Post a Comment

0 Comments