Ticker

6/recent/ticker-posts

Tiga Pasang Calon Bupati dan Wakil Bupati Solsel telah di Undi Nomor Urutnya | dutametro




Solsel, dutametro.com - Tiga pasangan calon (Paslon) kandidat Bupati dan wakil Bupati Solok Selatan telah diundi nomor urutnya Kamis (24/9) di Kantor Bupati Solsel.


Paslon Khairunas-Yulian Efi nomor urut I, Paslon Abdul Rahman-Rosman Effendi nomor urut 2, dan Paslon Erwin Ali-Marwan Effendi nomor urut 3.


Paslon Bupati Khirunas mengatakan, nomor urut satu modal awal dan suatu pertanda menuju kemenangan.


Dalam mencari massa pendukung katanya, tidak boleh saling menyalahkan sesama tim. Tapi bagaimana mencari sebanyak mungkin suara untuk mencapai mimpi lima tahun kedepan.


Khairunas mengajak, konsultasi tim berpeluang dengan melakukan dua kali pertemuan dengan harus memperhatikan protokol kesehatan covid-19.


"Dengan telah diundi nomor urut ini, maka tim tidak ada bermain lagi. Harus bekerja keras mencari suara terbanyak," terangnya.


Artinya, harus tancap gas dan tidak ada lagi membicarakan kelemahan. Untuk itu, semua berperan sebagai ketua tidak ada komando lagi, lakukan apa yang bisa dilakukan.


Jaga keamanan dan ketertiban, harus beretika harus menang.


"Kami punya keyakinan, mundur sebagai pejabat dan anggota DPRD Sumbar. Saatnya tidak ada kata lelah, tapi tujuan kami mengurus masyarakat Solsel," paparnya.


Sementara Paslon Bupati Abdul Rahman mengatakan, bersyukur karena nomor urut 2 yang didapatkan sesuai dengan keinginan. Seperti Pilkada sebelumnya juga nomor undian keluar sesuai apa yang di impikan.


Namun ia menyebutkan, tidak percaya tentang hoki nomor urut dan tidak percaya senkretisme.


"Tapi kita percaya kepada Allah SWT, dengan telah didapat nomor urut 2 pertanda menuju Kemenangan di Pilkada serentak tahun 2020 ini," tuturnya.


Sebab, nomor urut 2 memudahkan mengenali, mensosialisasikan kepada pemilih dan tidak membingungkan.


Ketika surat suara dibuka langsung pemilih fokus pada tujuan yang diharapkan, dan posisinya berada ditengah.


Simbol nomor 2 banyak disenangi anak muda, ada hubungan antar manusia.


Pilkada tahun ini sebut Rahman, harus menjadikan momentum Pilkada sebagai sarana politik mempersatukan dan bukan memecah belah satu sama lain dalam hal dukungan.


Jaga persatuan, bagaimana mewujudkan silaturahmi, jangan sampai mengkapitalisasi isu sara, dan isu yang memojokan satu sama lain.


"Hendaknya bermedia sosial, saling menjaga ukuwah islamiyah ditengah masyarakat. Tanaman dihati rasa persatuan, meski beda pandangan politik. Tapi tujuannya sama untuk membangun Solsel lebih baik kedepannya," ucapnya.


Terpisah, Paslon Bupati Erwin Ali menjelaskan, nomor urut 3 yang ia dapatkan, mudahan saja sesuai doa masyarakat Solsel. Penentu kemenangan Pilkada di tahun 2020.


Takdir nomor urut ini, urusan Allah SWT, tapi nomor tidak terlalu di besar-besarkan, itu hanya syarat penomoran jangan sampai syirik karena nomor urut.


"Intinya, apapun nomornya kita berjuang dan yang menentukan itu Allah SWT. Kalau kita bersungguh-sungguh dan berjuang. Insyaallah kemenangan itu ditangan kita," sebut Erwin.


Namun dia meminta kepada tim bekerja lebih ekstra, jangan sampai terjadi hal yang tidak diinginkan seperti terjadi kisruh. Ini tidak diinginkan, tapi bagaimana mewujudkan pemilu dunsak kepada tim.


"Relawan bekerja mencari massa pendukung, tetap memakai aturan sesuai protokol kesehatan," ujarnya.


Terkait medsos, selalu ingatkan tim untuk beretika dengan baik dan santun, karena itu menjadi tolak ukur dari masyarakat dan pemilih.


"Jika kami menang tetap fokus program pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan yang disesuaikan kondisi daerah pada umumnya petani," paparnya. Met

Post a Comment

0 Comments