Ticker

6/recent/ticker-posts

Staf Ahli Walikota Padang Syahrul Berpulang | dutametro




Padang ,dutametro.com.– Pemerintah Kota Padang berduka. Pamong senior di pemerintahan tersebut, Syahrul, menghadap Sang Khalik, Sabtu (19/9/2020), sekira pukul 09.30 WIB.


Staf Ahli Wali Kota, Syahrul menghembuskan nafas terakhir di RSUP M. Djamil Padang dalam usia 54 tahun. Pemerintah Kota Padang melepas jenazah almarhum di Balaikota Padang pukul 14.00 WIB. Jenazah dilepas seluruh ASN di lingkup Pemko Padang.


“Kita sangat kehilangan. Almarhum adalah pamong yang sangat bertanggungjawab dengan tugas yang diembannya. Kehati-hatian beliau cukup tinggi. Semoga semangat kerja almarhum dapat menjadi contoh oleh seluruh ASN,”  ucap Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah saat melepas jenazah lewat telepon jarak jauh karena sedang berada di luar kota.




Dalam prosesi melepas jenazah, hadir Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa, Sekdako Amasrul, dan seluruh kepala OPD dan ASN Pemko Padang. Wawako Hendri Septa mengaku bahwa sejak kabar duka beredar, cukup banyak pesan masuk ke handphone miliknya. Bahkan ada yang menyebut bahwa Syahrul merupakan pejabat yang mampu memberi solusi bagi siapa saja. Ketika ada masalah, almarhum mampu memberikan solusi bernas.


“Beliau sosok solutif. Semasa hidupnya memberikan solusi dan memiliki kepekaan serta kepedulian yang tinggi,” sebut Hendri Septa.


Sebelum dilepas, jenazah disalatkan di halaman depan Kantor Balaikota Padang. Salat jenazah diimami Kepala Bagian Kesra Amriman. Jenazah kemudian dimakamkan di TPU Bungus, Padang.


Wafatnya Staf Ahli Wali Kota Padang itu membuat buncah seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemko Padang. Banyak yang tak menduga atas kabar duka tersebut. Apalagi selama ini, almarhum merupakan sosok yang diteladani dan dekat dengan siapa saja.



“Beliau orang baik, dekat dengan siapa saja, bahkan menjadi tempat bertanya dalam hal apa saja,” ujar salah seorang pegawai.


Syahrul lahir di Bukittinggi, 3 Januari 1966. Almarhum telah menjalani masa dinas selama 34 tahun. Syahrul pernah menjabat kepala BPKA, Sekretaris DPRD dan terakhir sebagai Staf Ahli Wali Kota bidang Kemasyarakatan dan SDM. Mendiang juga pernah meraih penghargaan Satya Lancana Karya Satya. Sebelumnya, Syahrul memang tengah menjalani perawatan karena sakit gagal ginjal yang diderita sejak beberapa waktu belakangan.(Charlie Ch. Legi)

Post a Comment

0 Comments