Ticker

6/recent/ticker-posts

Proyek Seawall OP BWSS V Dikerjakan CV. Andespal 'Baserak'


Proyek seawall Pantai Naras,Kabupaten Padang Pariaman milik OP BWSS V dikerjakan CV. Andespal Jaya Bersama, berantakan. Sekarang, kondisikan sangat memprihatinkan dan diperkirakan tak akan bertahan lama.

PARIAMAN, INVESTIGASI_Satu lagi dugaan proyek bermasalah di Kementrian PUPR Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. Satker Operasi dan  Pemeliharaan Sumber Daya Air Sumatera V.

Pekerjaan yang dituding asal asalan itu,  pemeliharaan berkala breakwater/seawall dan bangunan pengaman Pantai Lainnya Pantai Naras Kota Pariaman.

Proyek senilai Rp.1.029.3940.000,0 dengan pelaksana PT Andespal Jaya Bersama, tanggal kontrak 2 Juni 2020, kontrak no. HK.02.03/01/Satker-OP.SDA/OP SDA.II/IV/2020, waktu pelaksana 210 hari kalender tahun anggaran 2020, itu susunan batu  berantakan.

Sepertinya, susunan batu asal asalan itu, tak mampu menahan antaman ombak, sehingga terlihat susunan batu berantakan. Telusuran media ini, beberapa hari lalu, batu krisudah goyang dan  terjadi pergeseran.

Parahnya, lubang besar terlihat diantara susunan batu krib,   disebabkan batu berukuran kecil untuk pengunci lepas. Bahkan, diantara susunan batu besar, terlihat batu kapur berwarna merah hati, sudah pecah.

"Ini juga penyebab batu krib goyang dan menimbulkan rongga besar. Batu yang digunakan diduga tak sesuai spesifikasi, juga menjadi penyebab baseraknya krib pantai itu," kata Syawaluddin, Koordinator Wilayah Sumbar LSM Ampera.

Faktanya, kata Syawaluddin dilokasi pekerjaan batu yang digunakan beragam. Ada batu kali, batu gunung dan batu kapur." Sadisnya, batu kapur berwarna merah hati, sudah terbelah dihantam ombak," katanya.

Ia menyesali pengawasan terhadap pekerjaan proyek itu. Kenapa batu yang tak layak pakai itu, bisa lolos dan dimanfaatkan untuk pekerjaan proyek seawal itu.

Menariknya, air ombak tidak saja melewati batu krib juga mengalir dibagian bawah. "Diprediksi pekerjaan ini, tak akan bertahan lama. Terbukti, baru saja selesai sudah goyang dan berserakan," katanya mengakhiri.

Sementara, Direktur CV. Andespal dikonfirmasikan via WA beberapa hari lalu, mengaku pekerjaan EMG belum selesai. Ia juga mengaku rencana minggu ini diperbaiki." Saya dapat musibah, kakak kandung saya meninggal. Nanti akan diperbaiki," katanya mengulangi. Tim

Post a Comment

0 Comments