Ticker

6/recent/ticker-posts

Sejalan Membangun Kampung Halaman , Goro Masyarakat Kampung Batu Dalam Diapresiasi Epyardi Asda | dutametro




Solok, dutametro.com – ‘Berniat membangun kampung halaman’, itulah yang terbersit dari lubuk hati yang paling dalam oleh seorang mantan anggota DPR RI tiga periode, yaitu H.Epyardi Asda, sangat sejalan dengan semangat goro yang dilakukan oleh masyarakat Kampung Batu Dalam Kecamatan Danau Kembar pada Selasa, (25/8/20).

”Saya sangat mengapresiasi yang dilakukan masyarakat disini, dengan semangat bersama membangun nagarinya. Apalagi dengan membangun jalan panjang sampai sejauh ini, dengan swadaya serta meminta sumbangan rutin ke tengah masyarakat setiap bulan,  merupakan budaya kearifan lokal yang baik nan musti dipertahankan”,puji Epyardi Asda yang sengaja menghadiri undangan guna menyaksikan goro pembangunan jalan dan mushala setempat.

    Bahkan dengan begitu terkesimanya menyaksikan semangat masyarakat, spontanitas meluncur dari pemilik Chinangkik resort Singkarak ini bantuan 200 zak semen. “Saya bantu 200 zak semen dengan harga sampai di tempat yang langsung diantar toko bangunan, dan tidak perlu dilansir oleh masyarakat, kita minta harga toko langsung”,tegas Bapak Athari Gauthi Ardi Anggota DPR RI ini.

Adalah pembangunan pengecoran jalan Karang Sadah Baliak Puncak Kampung Batu Dalam,  niscaya menghubungkan tiga jorong dalam nanagri tersebut. Yaitu Jorong Kampung Batu Dalam Timur, Kampung Batu Dalam Tengah dan Jorong Kampung Batu Dalam Barat. Sehingga dampaknya, akan membantu akses jalan lebih bagus serta parasarana transportasi masyarakat dalam peningkatan hasil pertanian, yang notabene mereka adalah bertani.

Seusai menghadiri kegiatan goro, Epyardi Asda mampir shalat Dzuhur di  Mushalla Nurul Yaqin Nagari Kampung Batu Dalam. Seiring dengan demikian telah hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Solok Jon Firman Pandu. Selanjutnya ada silaturrahmi dengan warga sembari bertanyajawab. Lagi, melihat kondisi mushala Epyardi merogoh koceknya, membantu sebanyak Rp 5 juta.

Seperti diketahui, mendekati helat Pilkada yang dilaksanakan 9 Desember dengan dibukanya kran pendaftaran bakal calon bupati/wabup oleh KPU 4-6 Sepetember 2020 ini. Nama Epyardi Asda – Jon Pandu merupakan duet pertama yang direkomendasikan partai dari pusat, yang pasti maju untuk Kabupaten Solok. Menyikapi demikian kegiatan mensosialisasikan, turun ke daerah menyapa rakyat, mengabulkan undangan masyarakat, memang sudah jamak dilakukan para kandidat.

Epyardi dengan jargon membangun kampung halaman, betul-betul dibuktikannya, padahal sekilas ia lebih dijagokan orang untuk memimpin Sumbar (gubernur), namun sekali lagi ia lebih memilih membangun daerahnya sendiri. Kabupaten Solok potensi sumber daya alam melimpah daerah agraris, dengan pesona lima danau (Danau Diatas dan Bawah = Danau Kembar, Danau Singkarak, Danau Talang dan Danau Tuo serta Gunung Talang nan eksotik sebagai ajang adventure kawula muda setiap momen peringatan 17 Agustusan, Tahun Baru dan lainnya. 

Kini sebagai cinta bukti kampung halaman, di  Bukit Chinangkik Singkarak tempat kelahitrannya Epyardi menanamkan investasinya ratusan milyar membuat wahana hiburan permainan, untuk rekreasi keluarga, resort serta tempat pertemuan. Telah banyak berkunjung kesana, demikian pula tempat pertemuan dan berbagai acara iven besar. Yang terkini, pada Selasa-Rabu (25-26/8)  dilangsungkan pula Muswil PAN V.

Nun di puncak Bukit Chinangkik dengan duplikat design ‘Kapal Nab Nuh’, niscaya akan terlihat view alam Singkarak yang molek lagi mempesona. Hamparan persawahan masyarakat yang membiru dan menguning, keteduhan Danau Singkarak, terlihat cantik meneduhi spot-spot alam anugerah Ilahi Rabbi. Sebagai pebisnis dan pemodal besar, tidak gamang berkompetisi di kota-kota besar. Tapi beda dengan Epyardi, sekali lagi dengan semangat membangun kampung halaman, biar lambat investasinya berbalik, akan tetapi lembaran-lembaran rupiah beredar di nagarinya. Anak kemenakan, dunsanak, ipar bisan rang sumando, handai taulan, rang kampuang kasadonyo ikut menikmati kecipratan secara materil dan moril atas ‘lapeh tangan’ Epyardi Asda yang rang Solok tersebut. 

    Kembali setentang kehadiran Epyardi mengabulkan undangan masyarakat di Kampung Batu Dalam, dirinya mohon restu dan minta dukungan menjadi Pemimpin di Ranah menjadikan Kabupaten Solok yang terbaik dan yang baik seperti yang dicita-citakan Bupati Gamawan Fauzi pendahulunya. ”Saya cukup mendapatkan suara melebihi 60 persen disini. Andai Qudrat Iradat Allah SWT menjadikan saya Bupati Solok, jalan yang sedang dikerjakan dicarikan tambahan anggaran sebanyak Rp 1 milyar lagi. Sehingga lebih maksimal pemanfaatannya oleh masyarakat”,ujar Pak Epy panggilan akrabnya.

Tetapi, walaupun belum pasti terpilih, H. Epyardi Asda memastikan untuk tahap awal, dirinya berjanji pada awal tahun 2021 tetap akan membantu  pembangunan Jalan Karang Sadah Baliak Puncak Kampung Dalam Timur lewat dana pokok-pokok pikiran anaknya Athari Gauthi Ardi Anggota DPR RI melalui program Pisew dengan pagu dana 600 Juta. “Saya harap nanti habis dari sini, tolong dipersiapkan proposalnya untuk dialamatkan kepada Athari Gauthi Ardi Anggota DPR RI dan di CC kan kepada saya, agar bisa diusulkan secepatnya” sebut Epyardi sambil diring-iringi yel-yel dan riuhnya tepuk tangan warga setempat.

Edi Warman Dt. Panduko Sutan Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Kampung Batu Dalam dalam sambutannya mewakili masyarakat bergoro mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya atas kesedian Calon Bupati Solok H. Epyardi Asda untuk bisa menghadiri undangan masyarakat.“Selama ini kami sudah kenyang dengan janji-janji palsu. Kami ingin Nagari Kampung Batu Dalam juga dapat pembangunan dan maju seperti nagari-nagari lainnya. kami sangat yakin Kab. Solok kedepan membutuhkan kepemimpinan Bapak H. Epyardi Asda. Tokoh tegas, berkomitmen dan sudah sangat berpengalaman dengan tiga periode beliau menjadi anggota DPR RI, apalagi sebelum ini beliau sudah banyak memberikan pembangunan di Kab. Solok, ditambah dengan estafet Yang beliau berikan kepada Athari Gauthi Ardi di DPR RI. Jadi saya yakin beliau akan dapat membuat kabupaten Solok lebih baik,” jelas Dt. Panduko Sutan.

Harapan Jon Firman Pandu selaku Ketua DPRD yang akan mendampingi Epyardi sebagai wakilnya, juga menyampaikan ke masyarakat, bahwa sosok Pak Epy sangat tepat untuk memimpin Kab. Solok. Selain teruji, berpengalaman dan memiliki koneksi yang banyak di pusat. Ditambah anaknya Athari di DPR RI semakin menguatkan hak anggaran untuk daerah pemilihannya. Sehingga harapan untuk  membawa anggaran pusat ke Kab. Solok semakin nyata. Karena menurutnya membangun daerah ini tidak cukup dengan APBD saja, apalagi jumlahnya yang sangat terbatas. “Mohon doa restu dan dukungan kita semuanya, kami akan membangun Kabupaten Solok lebih baik dan semakin maju”,cerdas Jon Pandu. (yasrilyakub)

Post a Comment

0 Comments