Ticker

6/recent/ticker-posts

Jalan Gajah Mada Kilometer 35-Talang Muandau Yang Selalu Dilupakan | dutametro




RIAU- dutametro.com.-Ruas Jalan Gajah Mada dalam Desa Tasik Serai, Kecamatan Talang Muandau Kabupaten Bengkalis sepanjang satu kilometer bak 'kubangan' satu bulan belakangan ini.


Saking parahnya kerusakan ruas Jalan Gajah masih terbuat dari tanah kuning mulai kilometer 34 hingga kilometer 35, membuat pengguna jalan, khususnya masyarakat sekitar resah.

Lantaran ragam kenderaan yang keluar masuk sangat sulit melintasi ruas jalan tanah kuning yang licin dan berlubang.

Lihat, pengendera sepeda motor saat berjibaku melewati ruas jalan tanah berkubang yang memisahkan kebun masyarakat dan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT Arara Abadi, terpaksa meliuk meliuk dan jatuh bangun agar bisa melintasi ruas jalan licin dan berlumpur.


Warga desa Tasik Serai, Rully kepada awak media, pada Rabu (26/08/2020) pagi mengatakan, kerusakan ruas Jalan Gajah Mada dalam disebabkan kurang respon terhadap perbaikan ruas jalan, baik dari pemerintah dan  dari pihak PT AA.


"Andai dilakukan perawatan dan perbaikan tak sehancur itu ruas Jalan Gajah Mada belum tersentuh aspal. Jalan urat nadi perekonomian, sebab masyarakat mengeluarkan hasil bumi untuk dipasarkan, hasilnya untuk membiayai kebutuhan sehari hari," ceritanya.


Harapannya, pemerintah dan pihak PT AA bersama sama memperbaiki ruas Jalan Gajah Mada bak 'kubangan' biar masyarakat lancar mengeluarkan hasil buminya. Perusahaan mesti berkontribusi kepada lingkungan operasionalnya. 


''Ini urgent soal jalan, mesti cepat tanggap. Jangan tunggu ruas jalan tambah rusak berat hingga menimbulkan korban baru diperbaiki. Apalagi perusahaan punya program CSR, perbaikan ruas jalan bisa menggunakan program CSR perusahaan,'' tegasnya.


Kepala Humas Distrik Duri II PT AA, Sudarta berjanji untuk memperbaiki ruas Jalan Gajah Mada yang rusak berat.

"Perusahaan bakal merencanakan perbaikan ruas Jalan Gajah Mada, khususnya pada titik kilometer 34 dan kilometer 35. Untuk perbaikan ruas jalan rusak menunggu jadwal bagian infrastruktur," jelasnya seraya menyarankan masyarakat membuat dan mengusulkan surat permohonan perbaikan jalan.


(Anhar Rosal)

Post a Comment

0 Comments