Ticker

6/recent/ticker-posts

Harga Telur Ayam di Sikakap Mentawai Naik Rp 6000 Perlapik | dutametro


Hendra Wijaya Lagi Bersihkan Telur Ayam sebelum dijual


Sikakap--dutametro.com.-Dimasa Pademi Covid 19 telur ayam buras mengalami kenaikan Rp6000 perlapik dari harga Rp42 ribu perlapik naik menjadi Rp48 ribu perlapik di Desa Sikakap, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Hendra Wijaya, pedangang telur ayam di Desa Sikakap, mengatakan, Dimasa Pademi Covid 19 telur ayam buras dan jahe mengalami kenaikan yang cukup tinggi, telur ayam buras naik Rp6 ribu perlapik dari Rp42 ribu perlapik naik Rp48 ribu perlapik, sementara jahe naik Rp5 ribu perkilogram, harga awal Rp30 ribu perkilogram menjadi Rp35 ribu perkilogram.

harga penjualan di Desa Sikakap dipengaruhi oleh harga dari Padang, pada umumnya semua sembako di datangkan dari Padang.

akibat kenaikan harga penjualan agak menurun, ayam buras biasanya di datangkan sebanyak 20 ikat dimana satu ikat isinya 12 lapik, Rabu (5/8/2020) saya hanya mendatangkan telur ayam buras sebanyak 12 ikat atau 144 lapik, terjual baru separuhnya saja.

Sebelum masa Pademi Covid 19 di hari pasar seperti hari Minggu dan Rabu jadwal kapal penumpang dari Padang masuk ke Desa Sikakap penjualan bisa mencapai Rp15 juta perhari, sementara sekarang hanya Rp9 juta sampai Rp10 juta, tuturnya, Kamis, 6 Agustus.

Westi  (36), ibu rumah tangga, mengatakan, sekarang harga telur ayam buras mengalami kenaikan dari harga Rp42 ribu perlapik sekarang naik menjadi Rp48 ribu perlapik, langkah yang bisa dilakukan sekarang terpaksa harus mengurangi mengonsumsi telur ayam, biasanya 3 lapik perbulan sekarang dikuranginya menjadi 2 lapik perbulan, ungkapnya.sl

Post a Comment

0 Comments