Ticker

6/recent/ticker-posts

Dihadapan Ratusan Guru PLS Se Kabupaten Solok ,Epyardi Asda : Saya Maju Untuk Pengabdian | dutametro





Solok, dutametro.com - Sekitar seratusan kelompok para guru PAUD, TK dan tutor serta pemilik PKBM di Kabupaten Solok sengaja bertamu ke rumah calon Bupati Solok Epyardi Asda di Singkarak, sekaligus mendapat fasilitas gratis berekreasi menikmati objek wisata Chinangkiak dreampark.

Komunitas Pendidikan Luar Sekolah (PLS) maupun Non Formal ini, merupakan peran besar dalam dunia pendidikan, apalagi khusus PAUD/TK adalah saat pembelajar usia emas. Sementara lembaga PKBM (Pusat kegiatan Belajar Masyarakat) mendidik anak-anak yang putus sekolah atau drop out meninggalkan bangku sekolah padahal mereka masih usia produktif. Maka PKBM adalah wadah untuk Paket A setara jebolan SD, Paket B setara SLTP dan Paket C setara jebolan SLTA. Seperti diiklankan, bahwa mantan Menteri Kelautan Puji Astuti merupakan jebolan Paket C.




Kehadiran mereka yang ingin bersua dengan calon bupati terkuat ini sudah disediakan waktu oleh pemilik Chinangkiak ini selepas Jumat, (28/8) sekira pukul 14.00 WIB. Yang namanya ibu-ibu dan juga emak-emak peduli pendidikan kemasyarakatan ini selepas Jumat sudah standby dirumah Epyardi bersama sejumlah anak-anaknya. Dengan harapan, setelah bertemu dengan Pak Epy, niscaya akan dapat perai (gratis) berwisata membawa anaknya. Ibarat sekali merangkuh dayung dua tiga pulau tercapai. Memang benar, lebih kurang dua setengah jam kegiatan bersama Epyardi dalam paparannya, termasuk tanyajawab, spontanitas menawarkan wisata gratis ke Chinangkiak….bhuaarrrr…ketawa serempak para ibu dan emak tersebut...ha,,,haa….”Saya Alhamdulillah sudah dapat bertemu langsung dengan bapak dan dapat pula melihat Chinangkiak. Selama ini bapak Epy itu seperti apa orangnya…saya tidak ada pertanyaan. Saya bersyukur, Alhamdulillah bisa bertemu langsung dengan bapak, ternyata bapak orangnya baik, religius, tidak macam-macam,  akan tetapi suaranya keras dan tegas”,sebut Buk Yanti pemilik PKBM dari Alahan Panjang.

Pertemuan sempat molor danbarulah sekitar pukul 14.35 WIB, Pak Epy-sapaan akrabnya muncul dan semua tetamu dipersilahkan masuk duduk bergaropok di dalam ruangan rumah megah pengusaha milyarder ini. “Maaf saya agak telat karena jadual sangat padat, tadi kami sama rombongan selepas Jumat makan di Cupak. Karena menjenguk ada salah seorang keluarga dari Pak Wali Cupak yang kami datangi”,ucapnya serius.

Maju Untuk Pengabdian

Epyardi dalam paparannya kehadapan hadirin, terlontar motivasi untuk membangun Kabupaten Solok lebih maju. Kata-katanya yang teratur, dilengkapi berbagai literature serta diselang-selingi dengan mutiara hikmah serta sandaran atas referensi Alquran hadits yang sesekali meluncur dari suaranya yang pasti, seakan menghipnotis para pendengar kala itu. “Saya maju untuk pengabdian..itu prinsip moto saya. Saya ingin membangun Kabupaten Solok dan membangkik batang tarandam. Saya bukan mencari hidup untuk menjadi bupati, melainkan membangun daerah saya menjadi Kabupaten yang terbaik. Kalau soal materi saya sudah lebih dari cukup…Alhamdulillah, dianugerahi Allah. Untuk kehidupan saya melebihi jikalau mengharapkan dari penghasilan jadi bupati…saya ada usaha yang memberi pemasukan relative ada ketimbang bupati ini”,ucapnya sembari menyebut Athari Gauthi Arda anggota DPR RI anak kandungnya.(yas)

Post a Comment

0 Comments