Ticker

6/recent/ticker-posts

Warga Dusun Titah Rajo Desa Lunto Barat Gotong Royong Buka Akses Jalan | dutametro



Sawahlunto -dutametro.com.- Gotong royong warga setempat dalam membuka akses jalan ke lahan kebun/ladang mereka di Dusun Titah Rajo, Desa Lunto Barat Kecamatan Lembah Segar pada Minggu 26 Juli 2020 dikunjungi oleh Walikota Deri Asta. Tak hanya ikut bergabung memegang cangkul untuk menggali tanah di jalan itu, Walikota Deri Asta sekaligus menghimpun aspirasi masyarakat dan menghimpun informasi terkini mengenai masyarakat langsung di lapangan.

Kepala Desa Lunto Barat, Hendra mengatakan bahwa akses jalan yang sedang dibuka secara gotong royong ini sangat potensial, karena ini adalah jalan menuju lahan yang sangat subur sehingga peluang untuk ditanami berbagai tanaman produktif sangat besar. Namun karena satu dan lain hal, pembukaan jalan ini belum bisa dengan memasukkan alat berat (eksavator/PC/dll) sehingga untuk mengakali itu sementara dilakukan dengan gotong royong warga.


"Selain akses ke ladang/kebun, jalan ini juga bisa untuk jalur menuju Puncak Nan Tigo. Dimana Puncak Nan Tigo ini adalah bukit dengan potensi sebagai destinasi pariwisata. Saat ini saja sudah banyak pengunjung yang datang ke sana, baik untuk berfoto - foto saja maupun untuk camping di sana. Nah jika akses jalan ini selesai, maka tentu pengunjung akan lebih nyaman dan cepat menuju ke sana," ujar Hendra.

Mengingat strategisnya akses jalan tersebut, Walikota Deri Asta menyatakan mendukung dan akan membantu. Untuk itu, Walikota mengarahkan Pemerintah Desa (Pemdes) Lunto Barat untuk mengirimkan surat resmi ke Dinas terkait. Sekaligus juga mengirimkan surat pada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sawahlunto.

"Masukkan suratnya, kita akan coba masukkan untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sawahlunto tahun 2021. Sehingga nanti jalan ini bisa dicor, juga bisa diperlebar," sebut Walikota Deri Asta.

Untuk potensi lahan, Walikota Deri Asta berpesan agar Pemdes berkoordinasi dengan Dinas terkait untuk survey dab mempelajari jenis tanaman apa yang cocok untuk ditanam di areal lahan di sekitar jalan yang baru dibuka tersebut. Jika sudah selesai hasil kajiannya, maka nanti juga akan dibantu penyediaan bibitnya.

Sebelum izin pamit dari gotong royong tersebut, Walikota Deri Asta meninggalkan sepatu boot - nya untuk diberikan pada salah seorang warga yang ikut bergotong royong.

"Tadi saya lupa pula untuk membawa beberapa sepatu boot. Tapi tak apa, yang saya pakai sekarang inilah yang saya tinggalkan, silahkan bapak - bapak di sini yang memakainya," kata Walikota Deri Asta sambil membuka sepatu boot - nya. (**)

Post a Comment

0 Comments