Ticker

6/recent/ticker-posts

Polsek Sikakap Minta Majelis Taklim Terlibat Dalam Pencegahan Kekerasan Seksual Terhadap Anak | dutametro



Sikakap-dutametro.com.-Polsek Sikakap kumpulkan ibu-ibu Majelis Taglim Masjid Muhajirin Dusun Pasapuat, Desa Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara dalam pencegahan terjadinya kasus kekerasan dan seksual terhadap perempuan dan anak dibawah umur.

Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi bersama Waka Polsek Sikakap Ipda Yanuar, bersama Bhabin Desa Saumanganya Briptu Firmansyah Melakukan sosialisasi tentang kekerasan dan seksual terhadap anak dan perempuan kepada ibu-ibu Majelis Taqlim di Masjid Muhajirin Dusun Pasapuat, Desa Saumanganya, Kecamatan Pagai Utara.

Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, menyebutkan, akibat kekerasan dan seksual terhadap perempuan dan anak, sikorban kekerasan dan seksual selalu ingat apa yang telah dialaminya sewaktu dibawah umur 18 tahun, akibatnya sikorban menjadi minder dalam bergaul, merasa takut bila melihat orang laki-laki, ibu-ibu merupakan orang terdekat dengan anak-anak, terutama sekali anak perempuan untuk itu jaga dan berikan perhatian semaksimal mungkin terhadap anaknya, jangan menjadi korban predator kekerasan dan seksual terhadap perempuan dan anak dibawah umur.

melihat geografis Dusun Pasapuat yang sepi dan gelap di malam hari hal ini dapat memacu keinginan predator seksual kekerasan dan seksual terhadap perempuan dan anak dibawah umur, katanya Sabtu, 18 Juli.

Kata Tirto Edhi, Dusun Pasapuat jauh dari Polsek Sikakap, untuk itu ibu-ibu dan masyarakat hendaknya menjadi perpanjangan tangan Polsek Sikakap dalam memberantas kasus kekerasan dan seksual terhadap perempuan dan anak dibawah umur, selain jauh Dusun Pasapuat juga belum ada listrik dan sepi, hal ini salah satu penyebab terjadinya kasus kekerasan dan seksual.

Polsek Sikakap minta kerjasama ibu-ibu agar dapat membantu pihak kepolisian dalam hal  pencegahan kasus Kekerasan dan seksual terhadap perempuan dan anak.

Kalau ada ibu-ibu yang menemukan gejala kasus kekerasan dan seksual terhadap perempuan dan anak di lingkungannya segera laporkan kepada Polsek Sikakap.

Setiap laporan yang masuk menyangkut kekerasan dan seksual terhadap anak dan perempuan akan secepatnya di proses dan pelaku akan dituntut dengan undang-undang perlindungan anak dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.

Siapa yang ingin berani mencoba silahkan, akan kita buktikan sebab sesuai intruksi dari Kapolres Kabupaten Kepulauan Mentawai AKBP Dody Prawiranegara ke setiap Polsek yang ada di Kabupaten Kepulauan  Mentawai untuk menindak tegas predator kekerasan dan seksual anak dibawah umur, tuturnya.sl

Post a Comment

0 Comments