Ticker

6/recent/ticker-posts

AS Pelaku Cabul Anak dibawah Umur ditetapkan Sebagai Tersangka | dutametro



Sikakap-dutametro.com.-Polsek Sikakap menetapkan AS (40) pelaku pencabulan anak dibawah umur di Dusun Sabiret, Desa Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan sebagai tersangka.

"Sesuai pengakuan tersangka dan saksi maka AS ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan anak dibawah umur terhadap AR (16) yang statusnya masih pelajar,"kata Ipda Yanuar, waka Polsek Sikakap, mewakili Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, Jumat, 10 Juni.

Kata Ipda Yanuar, kejadian pelecehan seksual anak dibawah umur yang dilakukan oleh AS terjadi di tempat pengambilan air bersih warga Dusun Sabiret, kejadiannya Senin (6/7/2020) sekitar pukul 09.00 wib.

Korban masih ada hubungan dekat dengan AS, perbuatan pelecehan seksual terhadap AR diketahui oleh salah seorang warga Dusun Sabiret disebakan karena AR berteriak dan lari kejalan sambil minta tolong, dan warga tersebut langsung melaporkan kejadian perbuatan cabul tersebut kepada Polsek Sikakap.

Sesuai laporan polisi :LP/20/K/VII/2020/Polsek, Kapolres Kabupaten Kepulauan Mentawai AKBP Dody Prawiranegara memerintahkan langsung kepada Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi agar segera menangkap AS.

Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi langsung menindak lanjuti perintah Kapolres Kebupaten Kepulauan Mentawai AKBP Dody Prawiranegara dan langsung memerintahkan Saya Waka Polsek Sikakap Ipda Yanuar, bersama Kanit Reskrim Polsek Sikakap Aipda Jhoni Perwira dan 5 orang personil Polsek Sikakap datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan langsung melakukan penangkapan tersangka.

Kamis (9/7/2020) Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet melihat langsung pelaku cabul anak di bawah umur di Polsek Sikakap.

kunjungan tersebut Yudas Sabaggalet Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai merasa gerah dan kecewa terhadap perbuatan tersangka, apa lagi korban masih ada hubungan terhadap istri tersangka.

Yudas Sabaggalet berpesan supaya penegak hukum supaya memberikan hukuman seberat-beratnya terhadap predator seksual terhadap anak dan perempuan.

"AS pelaku pencabulan anak dibawah umur di Dusun Sabiret, Desa Malakopa diancam undang-undang perlindungan anak dengan ancaman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara,"ungkapnya.sl

Post a Comment

0 Comments