Ticker

6/recent/ticker-posts

Sembilan Puluh Persen Masyarakat Nagari Kapau Alam Pauh Duo terima Dana BLT



Solsel, dutametro.com---Sebanyak 398 orang Warga miskin dan terdampak Pandemi Corona Virus Disease (Covid -19) di Nagari Kapau Alam Pauh Duo (APD) kecamatan Pauh Duo Kabupaten Solok Selatan terima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dianggarkan dari APBD Kabupaten Solok Selatan.

Penyerahan secara simbolis, langsung diserahkan Camat Pauh Duo,Bujang Basri SY di halaman kantor wali nagari setempat.

Dikesempatan itu hadir Sekcam Pauh Duo, Desmarni,Babinsa ,Bhabinkamtibmas, Ketua Bamus Nagari TKSK,Pendamping Desa,Wali Jorong, serta undangan lainnya.

Camat Pauh Duo Bujang Basri dalam sambutannya menyampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah ikut mensukseskan penyaluran BLT. "Kita sangat apresiasi yang setinggi-tingginya pada Pemerintah Nagari atas pelaksanaan penyaluran BLT, yang sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (S0P) Covid - 19 dan terbaik diantara nagari nagari lain".
Sebut Bujang Basri.

Hari ini Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mulai menerapkan  kehidupan New Normal namun masyarakat jangan salah arti.


"New Normal bukan berarti bebas
seperti biasa sebelum adanya Pandemi, New Normal itu kita tetap berpedoman pada SOP Covid, keluar rumah harus pakai masker,jaga jarak,hindari kerumuman," terang camat.

Wali nagari Kapau APD Ferry Eka Satria dalam arahannya, dengan telah disalurkan BLT pada penerima manfaat untuk itu diimbau pada masyarakat agar dapat memanfaatkan dengan sebaik-baiknya pergunakan untuk hal hal penting yang mendesak seperti untuk kebutuhan sehari-hari disaat Pandemi ini.

Satu satunya nagari yang telah menyalurkan bantuan covid dari Dana Desa DD nagari dibayarkan tiga bulan sekaligus denfan total penerima sebanyak 97 KK dengan total anggaran sebesar Rp 174.600 juta, pemotongan 27 persen dari hasil Dana Desa DD.

Pusat 67 KK dibayarkan satu bulan
Provinsi KK 67 dibayarkan dua bulan
Kabupaten 398 KK dibayarkan sekalgus tiga bulan, nagari 97 KK dibayarkan langusung tiga bulan sebesar Rp 174 600 juta pemotongan 27 persen dari hadil dana desa.

Diakui ada perangkat nagari yang mendapat BLT sesuai dengan Kemendes, diutamakan kuato masyarakat terpenuhi dahulu,jika kuata terpenuhi boleh dimasukan yang lain seperti perangkat nagari dan lainya.

Namun kami juga punya kebijakan, bagi perangkat nagari kami yang masuk dalam daftar penerima BLT dipending dulu menjelang penyaluran benar benar selesai, dan tidak ada lagi warga yang komplain sesuai prosedur, namun setelah selesai tak ada lagi warga yang komplen, baru kita bagikan pada perangkat nagari, intinya perangkat nagari bersabar dulu.Met


Post a Comment

0 Comments