Ticker

6/recent/ticker-posts

Hubungan Persaudaraan Kakak Adik yang Sesunguhnya



dutametro.com.,-Hubungan persaudaraan yang sebenarnya adalah ketika kau dan saudaramu sdh sama2 berumah tangga.

Akankah hubungan itu masih sama seperti ketika masa kecil dahulu....

Ketika bertengkar kemudian bermain bersama lagi. Ketika ada makanan saling berebut...

Ketika ada yg mengganggumu, kemudian kau panggil kakakmu, lalu dengan badannya yang lebih besar dia membelamu.. Karna kau adalah adiknya.

Atau ketika kau membela adikmu yang memang bersalah.. demi sebuah kata, Karna dia adikku.

Ketika makanan yang dihidangkan ibumu dibagi bersama saudaramu. Satu makan tempe maka semua makan tempe. Tak ada yang dipilih kasih, satu makan telor maka dibagilah telornya jika hanya satu butir.

Atau ketika bapakmu pergi kondangan dan pulang membawa makanan, pasti berebut makanan kesukaan, tapi ujung2nya.. makan bersama dalam satu wadah.

Ketika ada makanan saling berebut...
Ketika bapak ibu pulang dari bepergian dan membawa oleh oleh pun akan saling berebut...

Giliran ketika harus membantu menyelesaikan pekerjaan rumah akan saling lempar lemparan..
Yang kalah mendapat job lebih, yang menang merasa aman...

Namun semua itu akan dengan mudah dilupakan dengan kembali bermain bersama...

Ah.. betapa akan sangat dirindukan hal2 seperti itu....

Akankah moment kebersamaan itu masih ada ketika kalian sudah berumah tangga???....

Ketika satu menjadi kaya yang lain hanya biasa saja.....
ketika satu menjadi orang terhormat sementara yang lain hanya jadi rakyat biasa...
atau ketika yang satu telah menjadi sangatlah 'aliim, tapi yang lain masih mencari jati diri.. belum dibukakan hidayah.

Maka selayaknya saudara tetaplah saudara, dilahirkan dari ibu dan bapak yang sama..
Maka darah saudaramu juga sama denganmu... Sudah sepatutnya saling mengingatkan, saling membantu, saling bergandengan tangan, karena sesungguhnya saudaramu jauh di lubuk hatinya akan juga mendoakan mu....

Ketika kau menjadi kaya, saudaramu tidak akan meminta hartamu tapi dengan bangga dia akan berkata pada semua orang "Lihatlah...saudaraku sudah jadi orang kaya".

Yang jadi ujian adalah ketika saudaramu terpuruk, akankah kalian meninggalkan atau melambaikan tanganmu untuk merengkuhnya?!

Coba tanya hatimu sendiri. Karena saudara bukan hanya perkara harta, bukan pula masalah yang bermartabat atau tidak.
bukan pula masalah siapa yang dekat pada Sang Pencipta atau tidak.
Tapi ini masalah hati.

Ingatlah, belum tentu saudaramu yang terpuruk akan selamanya terpuruk. Tak pasti juga dia yang sekarang jadi orang brutal, esok juga akan tetap sama....

Dan belum tentu yang sekarang kaya akan selamanya kaya, yang sekarang 'aliim akan tetap 'aliim.

Karna hanya Alloh Yang Maha Tahu...

Jagalah saudaramu selagi ada.. dalam keadaan apapun..
Karna dia juga akan menjagamu,
walau pun hanya lewat doa.
Sumber:dmc/figihwanita

Post a Comment

0 Comments