Ticker

6/recent/ticker-posts

Evaluasi New Normal dihadiri Wakil Bupati Mentawai dan Muspika Sikakap | dutaetro



Sikakap-dutametro.com--Evaluasi PSBB dan edukasi Normal Baru Produktif dan Aman Covid 19 di Kecamatan Sikakap langsung di lakukan oleh wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake di hadiri oleh muspika kecamatan Sikakap di wisma lestari, Sabtu, 27 Juni.

Rapat Evaluasi dan edukasi dihadiri Muspika Kecamatan Sikakap Camat Sikakap Fransiskus Sakaletuk, Kapolsek Sikakap AKP Tirto Edhi, Kamla Sikakap Peltu Dwi Wahyono, Angota Danramil 04 Sikakap Serda Havid, Syahbandar Sikakap M Jamhur, kepala Desa Sikakap San Andi Iklas, dan Kepala Puskesmas Sikakap Suratmi.

Evaluasi PSBB dan Edukasi Normal Baru  Produktif dan Aman Covid 19 juga tampak hadir Kadis Kesehatan Lahmuddin Siregar, Kadis DPKP Budi Siregar, dan Kordinator Tim Gugus Tugas Pencegahan Penularan Covid 19 untuk Pagai Utara Selatan (PUS) Oreste Sakeru.

"PSBB di Kabupaten Kepulauan Mentawai telah berakhir sejak 20 Juni lalu, mulai 21 Juni di Kabupaten Kepulauan Mentawai telah berlaku new normal atau normal baru produktif dan aman Covid 19, aturan dimasa PSBB tentu bernada di era new normal atau normal baru produktif dan aman Covid 19, supaya kita semua terhindar dari virus Covid 19 yang harus dilakukan tetap jalankan Protokoler kesehatan seperti pakai masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan jaga jarak minimal 1 meter,"kata Kortanius Sabeleake, wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sabtu, 27 Juni.

Kortanius Sabeleake, menyebutkan, tugas muspika dan satgas pencegahan penularan Covid 19 Kecamatan Sikakap tetap selalu melakukan edukasi ke masyaraakt, supaya masyarakat mau menjalankan Protokoler kesehatan.

Edukasi tidak hanya dilakukan di jalan-jalan atau warung-warung, tapi lakukan juga eduksi di tempat-tempat umum seperti rumah ibadah, sekolah dan balai-balai pertemuan.

Dimasa new normal atau normal baru produktif dan aman Covid 19 semua kegiatan sudah bisa dilakukan tapi tetap berpatokan kepada Peraturan Bupati (Perbup) Kabupaten Kepulauan Mentawai nomor 30 tahun 2020 disana sudah diatur semuanya.

"Agar masyarakat tahu apa isi Perbup Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai nomor 30 tahun 2020 diharapakan kepada pemerintah Kecamatan bekersama dengan pemerintah desa agar dapat memasang Perbup tersebut ditempat-tempat umum supaya masyarakat tahu, Camat merupakan ketua Satgas Pencegahan Penularan Covid 19 di tingkat kecamatan harus dapat bekerjasama dengan Satgas Pencegahan Penularan Covid 19 yang telah dibentuknya, tim satgas pencegahan penularan Covid 19 waktu PSBB tidak sama banyaknya waktu ere new normal atau normal baru produktif dan aman Covid 19 bentuklah tim satgas pencegahan penularan Covid 19 di Kecamatan Sikakap yang mau bekerja, sebab era new normal pekerjaan makin berat, edukasi Protokoler kesehatan harus dilakukan tiap hari, begitu juga dengan penjaringan orang yang datang dari Padang, untuk antisipasi Penyebaran penularan Covid 19 orang yang datang dari Padang wajib melakukan Rapit Test terlebih dulu, setelah hasil Rapit Test nya keluar Non reaktif barulah boleh menumpang kapal, kalau warga asing wajib melakukan swab," jelasnya.

Camat Sikakap, Fransiskus Sakaletuk menyebutkan, telah ada kordinator Satgas Covid 19 di Pagai Utara Selatan dari Tim Gugus Tugas Pencegahan Penularan Covid 19 Kabupaten Kepulauan Mentawai, dengan adanya Kordinator berarti apa kerja ketua Satgas Pencegahan Penularan Covid 19 Kecamatan Sikakap terbantu.

"Mari bersama-sama kita berantas dan vituskan Penyebaran penularan Covid 19 di Kabupaten Kepulauan Mentawai, kedisiplinan masyarakat sangat dibutuhkan sekali,"katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Mentawai, mengatakan, Protokoler kesehatan yang harus dijalankan wajib pakai masker waktu keluar rumah jadikan masker itu sama fungsinya dengan pakaian, cuci tangan dengan sabun di air mengalir sesering mungkin sebab kalau kita sudah keluar rumah tentu kita tidak tahu apakah Virus Covid 19 sudah melekat ditubuh kita, habis keluar rumah langsung mandi dan pakaian langsung direndam, jangan memekang anak atau keluarga lainnya, jaga jarak minimal 1 meter, semoga saja Covid 19 ini cepat berakhirnya,katanya.SL

Post a Comment

0 Comments