DIBUTUHKAN:
Kami perusahaan yang bergerak dibidang penerbitan
media koran dan media online, membutuhkan
Biro untuk perwakilan di kabupaten / kota di seluruh
indonesia. Jika anda berminat hubungi:
MAIRIZAL: 081364368669 (whastapp)
SUCI MARTIA: 082170567303



Juru Bicara Covid-19 Solok Selatan Novirman

Solsel,dutametro.com--- Masyarakat Solok Selatan (Sumbar), mendapat angin segar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, daerahnya akan bebas dari status PSBB covid-19.

Sehingga Solok Selatan dapat dipertimbangkan lepas dari status PSBB provinsi, warganya dapat melakukan aktivitas lebih leluasa . Seperti melaksanakan salat berjamaah di masjid. Baik jumatan maupun tarwih. Bahkan juga bisa kembali anak-anak belajar di sekolah, toko, kedai pasar sudah bisa buka.

Untuk itu diperlukan pertimbangan dan kajian yang lebih dalam. Keputusan itu akan diambil secara bersama pada rapat evaluasi yang dilangsungkan Selasa (5/5) ini di Padang.

Demikian kepala Dinas Kesehatab Solok Selatan, selaku juru bicara covid-19 Dr.H.Novirman.SKM.MM kepada awak Media, Selasa (5/5).

Kenapa daerah Solok Selatan bisa aman dari wabah covid-19 ini, pertama daerahnya tidak daerah perlintasan, pembatasan orang luar masuk dipintu pintu perbatasan memang selalu dijaga ketat oleh pertugas covid, warga tidak melakukan kegiatan kumpul kumpul.

Kegiatan Masyarakat Yang Sudah beransur Ansur Normal 

Walaupun daerah kita sudah dikatakan aman, kami berharap kepada seluruh lapisan masyatakat Solok Selatan jangan lengah, tetap waspada, kita masih dikepung daeraj zona merah, intinya tetap berdo,a," ajak Novirman.

Sementara itu Plt Bupati Solok Selatan Abdul Rahman, selaku ketua gugus covid-19 saat dikonfirmasi mengatakan. Pihaknya kemaren sudah mendapat informasi ini, kita sangat bersyukur dan Alhamdulillah Solok Selatan  masih dalam zona hijau hadil tes 109 yang kita kirim itu hasilnya negatif dan sangat memuaskan.

Hanya saja harapan kami selaku kepala daerah, mari kira sama sama menjaga daerah kita ini dari apa yang kita kuatirkan selama ini yaitu wabah virus covid-19 yang telah banyak memakan korban jiwa diseluruh penjuru dunia ini, namun kita juga tidak boleh lengah sedikitpun dengan kasus ini.

"Dalam beraktifitas dihimbau kepada masyarakat agar tetap menggunakan masker,jaga jarak,agar lebih terhibdar wabah covid-19 ini," pintanya.

Dikutip dari sejumlah Media, seperti yang disampaikan Gubernur Sumbar kemaren, dari pool test atau melakukan tes covid-19 dengan jumlah banyak yang kita lakukan di 5 kabupaten dan kota, ternyata semuanya negatif.

Dikatakannya, lima daerah yang dilakukan pool test adalah daerah yang warganya belum ditemukan positif covid-19. Masing-masing Kota Solok, Sawahlunto, Kabupaten Limapuluh Kota, Sijunjung dan Solok Selatan.

Daerah dites melalui metode pool yang dipimpin oleh Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand, diambil dengan cara random lewat 100 spesimen. Sebanyak 100 spesimen diambil dari warga yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pantauan (ODP). Hasilnya, daerah Solok Selatan merupakan wilayah yang paling aman saat ini.

Meski sudah aman, Solok Selatan masih tetap dalam status pembatasan sosial berskala besar bersama daerah Sumbar lainnya. Daerah tersebut bisa melepaskan diri dari PSBB tergantung aspirasi daerah tersebut.

Kabupaten Solok Selatan paling aman, empat daerah yang lain juga negatif, tapi mengawal daerah itu agak berat karena banyak pergerakan orang di sana. Kalau di Solok Selatan tidak begitu, apalagi kemarin jalan putus, memperlambat akses keluar masuk kedaerah Solok Selatan itu.(Met)


0 komentar:

Post a Comment

 
Top
Selamat datang di Website www.Dutametro.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Mairizal,SH