DIBUTUHKAN:
Kami perusahaan yang bergerak dibidang penerbitan
media koran dan media online, membutuhkan
Biro untuk perwakilan di kabupaten / kota di seluruh
indonesia. Jika anda berminat hubungi:
MAIRIZAL: 081364368669 (whastapp)
SUCI MARTIA: 082170567303



Sari,ah 60 Thn Dalam keseharian 
Solok Selatan,dutametro.com ---Wanita kurus itu kerjanya setiap hari hanya bisa bermenung,duduk,sesekali Dia pergi ke parak untuk mengumpulkan hasil pertanian komoditi,seperti Garu,kemiri,untuk memenuhi kebutuhan hidup untuk dirinya seorang.

Hasil pantaun Media ini,disebuah rumah milik keluarga wanita itu dua hari yang lalu,rumah berukuran 4x8 yang terbuat dari papan,rumah itu sudah berumur lebih kurang 100 tahun.

Ditemukan dirumah serba kekurangan itu tiga orang kepala keluarga,dengan sejumlah anak anaknya,jika mereka berkumpul terlihat sangat ramai,apalagi dihari hari baik.hidup mereka tampak sederhana dan apa adanya,seorang wanita kurus itu setidaknya mau tak mau menompangkan hidupnya bersama keluarga sederhana itu,karena wanitabitu tidak bisa bekerja seperti yang lainya.

Sari,ah 60 th,salah satunya warga Jorong Kasiak Putiah,Nagari Pakan Rabaa Timur,Kecamatan KPGD,Solok Selatan Sumbar wanita kurang mampu tak pernah tersentuh bantuan bantuan pemerintah.

Dia memang seorang wanita tak pernah tersentuh pendidikan,sejak lahir Dia memang kurang pengetahuan sampai saat ini (keterbelakang mental).Tak pernah menikmati rasa indahnya dunia seperti orang normal lainya,hanya bisa makan,tidur,setidaknya aktifitas Dia sendiri masih bisa dilaksanakan walaupun tidak sempurna.

Kerjanya sehari hari keladang,dengan bermodalkan keranjang ritan mengumpulkan hasil pertanian garmu,kopi,kemiri,milik orang tuanya.

Setidaknya dari penghasilanya mengumpulkan hasil komoditi satu minggunya tidak sampai Rp 7500,uang yang didapatnya dari hasil pengumpulan hasil tani itu dipakai untuk kebutuhan sehari harinya,karena kehidupan keluarga adiknya itupun serba kekurangan.

" Dapek numpang makan jo lalok syukur lah," Pikir hatinya.

Kini Dia hidup menompang dengan adiknya Lailatulkadri (50),semenjak ditinggal kedua orang tuanya lima belas tahun yang lalu,semasa hidup ayah dan ibunya Dia tergolong anak yang penurut.

Dalam kondisi yang serba kekurangan itu Sari,ah pun menyadari,bahwa dirinya tidak sempurna,sering disuruh malahan dia nurut,mirisnya lagi,setiap waktu makan Dia sering belakangan,dibiarkan yang lain makan dulu,baru Dia ikut makan.

Lailatul khadar adik kandung Sariah juga mengatakan dan mengakui kakaknya sejak lahir memang serba kekurangan,terutama kurang normal dan sampai saat ini belum pernah menerima bantuan apapun dari pemerintah melalui nagari,jangan PKH,bansos lainya,BPJS pun tak pernah didapat,bedah rumahpun tak tersentuh.Dia sudah sering didata oleh pihak nagari,namun tidak ada relisasinya.

Abidin, salah seorang tokoh masyarakat setempat,yang setiap hari berkaca dengan kondisi keluarganya mengatakan.Setidaknya orang seperti Sari,ah inilah yang harus diperhatikan oleh pemerintah,hidup serba kekurangan,tinggal bersama keluarga yang kurang mampu pula.

Kalau menurut ajaran Agama,bagi yang menelantarkan atau tidak memberikan bantuan kepada orang orang terlantar,niscaya orang orang itu akan mendapatkan ganjaran.


0 komentar:

Post a Comment

 
Top
Selamat datang di Website www.Dutametro.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Mairizal,SH