Ticker

6/recent/ticker-posts

PSBB,Bupati Pesel Hendrajoni Minta Camat dan Wali Nagari Sosialisasi Keliling Secara Intensif

Painan,dutametro.com. - Sehubungan dengan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pencegahan dan memutuskan mata rantai penularan Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat, Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni, mengingatkan agar Camat dan Wali Nagari melakukan sosialisasi dengan cara berkeliling dengan mobil penerangan secara intensif.

Hal itu dikatakan Kabag Humas dan Protokoler Setdakab selaku Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pesisir Selatan, Rinaldi, S.Pd, M.Si, Jumat (24/4) di Painan.

"Camat dapat menggunakan kendaraan dinasnya sebagai mobil penerangan dan melaksanakan sosialisasi dan edukasi ke nagari-nagari yang ada diwilayah tugasnya," kata Rinaldi.

Disebutkan, terkait sosialisasi pelaksanaan PSBB itu Camat dan Walinagari harus menyampaikan beberapa hal yaitu masyarakat tetap di rumah, Belajar, bekerja dan beribadah di rumah. Wajib memakai masker bila beraktifitas di luar rumah. Mengendarai sepeda motor tidak boleh berboncengan.

Penumpang kendaraan roda empat hanya dibolehkan 50% total penumpang. Restoran, rumah makan, dan kafe pelayanan harus dengan pola dibungkus dan lainnya.

Untuk memastikan masyarakat mematuhi ketentuan PSBB, kepada Camat bersama Forkopimca dan Wali Nagari diinstruksikan agar melakukan patroli di wilayah masing-masing. Bila ditemukan masyarakat melanggar ketentuan, agar diberi peringatan dan ditindak tegas.

"Nagari juga dapat mengajak masyarakatnya untuk berswadaya melakukan sosialisasi atau membuat posko pengawasan Covid-19 atau melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri," tambah Rinaldi.

Sementara untuk meningkatkan efektifitas pelaksanaan PSBB Gugus Tugas mendirikan dua Posko Pengwasan Covid-19 yaitu dibatas Kecamatan Koto XI Tarusan dengan Kecamatan Bayang serta di Bukit Putus Painan.

Masyarakat diimbau tetap mematuhi ketentuan PSBB dan protokol pencegahaan Covid-19. Hal itu dilaksanakan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan demi kepentingan bersama. (**)

Post a Comment

0 Comments