Ticker

6/recent/ticker-posts

Memasuki Bulan Suci Ramadhan Polres dan Anggota TNI Solok Selatan Membuat Dapur umum dan Bagikan Ribuan Nasi Kotak Ke Masyarakat Terdampak Covid-19

dutametro.com.

Solsel,---Memasuki bulan Suci Ramadhan 1441H dan wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat terdampak covid19,Polres Solok Selatan membuat dapur umum.

Setidaknya lebih kurang 1500 nasi kotak siap dimasak oleh anggota Kepolisian,Polwan Polres Solok Selatan,bekaloborasi dengan anggota TNI,dapur umum ini dibuat disamping Mako Polres Solok Selatan.Selasa (21/4).

Tidak memakan waktu yang lama tepat pukul 10.00 Wib sebanyak lebih kurang 1500 nasi kotak siap dibagi bagikan kepada masyarakat terutama dikecamatan Sangir,pembagian nasi kotak ini langsung diantarkan oleh Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto,Wakapolres Kompol Edi Warman,Koramil Sangir dan anggota sejumlah Kasat,Kanit,Babinkamtibmas,Babinsa,mereka langsung menelusuri perumahan warga yang berada diperkampungan perkampungan.

Kapolres Solok Selatan.AKBP Imam Yulisdianto didampingi Wakapolres Kompol Edi Warman,Danramil Sangir Kapten Afrizal mengatakan.Saat Dunia dihadapan dengan kasus wabah covid 19,yang merasakan bukan Dunia saja,namun Solok Selatan tak luput dari penyebaran virus mematikan ini.

Dan ini juga dalam rangka persiapan PSBB untuk warga Solok Selatan yang akan dimulai besok Rabu 22/4.

Pemerintah Provinsi sudah akan memberlakukan PSBB,Solok Selatan pun akan melakukan hal yang sama,maka dari itu dalam rangka menyambut bulan Suci Ramadhan ini,perlu kiranya selaku pengayom masyarakat berbagi untuk masyarakat miskin, dan kita bekerja sama dengan TNI Polri,kegiatan ini juga dalam rangka memperingati hari Kartini 2020,makanya para Polwan diminta untuk aktif didapur umum.

Rosni salah seorang warga jorong Bukik Malintang,Nagari Lubuk Gadang,Kecamatan Sangir,penerima bantuan makanan dari Polres Solok Selatan dirinya bangga dan berterimakasih kepada TNI,Polri yang sudah sangat pwduli dengan kondisi warga,apalagi saat wabah virus covid19,banyak warga yang ekonominya tidak lagi bisa diandalkan.

"Kita kuatir nantinya apabila wabah ini meramvah Solok Selatan,apa lagi yang akan kami makan" Tuturnya.


Post a Comment

0 Comments