Ticker

6/recent/ticker-posts

Pemkab Pessel Berhasil Atasi Masalah Banjir




dutametro.com, (PESSEL) --- Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pemkab Pessel) melalui Dinas PSDA Pessel melaksanakan berbagai kegiatan perbaikan sungai yang rawan terhadap bencana alam. Daerah Kabupaten Pessel merupakan salah satu daerah terpanjang dan terluas di Sumbar, serta memiliki  sebanyak 19 sungai besar. Bila hujan sering terjadi, terjadi banjir yang mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat, pemerintah dan pembangunan.

Kepala Dinas PSDA Pessel, Ir Doni Gusrizal MM mengatakan, upaya untuk mengatasi kerusakan sungai, pemerintah terus melakukan normalisasi alur sungai melalui pelurusan sungai dan pemasangan batu peronjong pada daerah bibir sungai, terutama pada daerah dianggap rawan bencana alam akibat seringnya terjadi musibah banjir. Ketika terjadi banjir, tidak sedikit kerugian harta benda yang diderita masyarakat, bahkan juga ada yang sampai merenggut korban jiwa.

Ke-19 sungai besar yang melintas sebagian besar daerah pemukiman penduduk, antara lain Sungai Batang Tarusan, Sungai Batang Bayang, Sungai Batang Salido, Sungai Batang Painan, Sungai Jalamu Batang Kapas, Sungai Batang Surantih, Sungai Batang Lengayang, Sungai Batang Indrapura, Sungai Batang Tapan, Sungai Batang Lunang, Sungai Batang Siluat.

Menurutnya, Pemkab Pessel melalui Dinas PSDA Pessel pada 2019 telah melaksanakan pekerjaan pembangunan pengamanan tebing Sungai Batang Tapan yang rusak akibat terjadinya bencana alam di Nagari Kampung Tangah Tapan, Kecamatan Ranah Ampek Hulu, sedangkan sumber dana berasal dari dana tak terduga APBD Kabupaten Pessel Rp430.000.000 dan APBD provinsi Rp350.000.000.

Pada tahun yang sama juga dilaksanakan pekerjaan pemasangan beronjong pengamanan tebing Sungai Batang Tapan sepanjang 112 meter dan pekerjaan normalisasi Sungai Batang Arah Tapan sepanjang 150 meter. Pekerjaan pembangunan normalisasi Sungai Batang Nagari Tigo, Sungai Inderapura, Kecamatan Pancung Soal, sepanjang 1.500 meter dengan nilai Rp190.000.000 dari Sumber dana APBD Kabupaten Pessel tahun anggaran 2019.

Kemudian melaksanakan pekerjaaan pembangunan drainase SMK 1 Sutera sepanjang 127 meter dengan nilai sebesar Rp140.200.000 dan pekerjaan pembangunan drainase Kampung Alai Amping Parak, Kecamatan Sutera, sepanjang 86 meter dengan dana sebesar Rp86.000.000, kemudian pekerjaan pembangunan drainase Kampung  Pulai, Nagari Koto VIII Pelangai sepanjang 160.5 meter Rp140.700.000.

Untuk  pelaksanaan kegiatan pada Dinas PSDA Kabupaten  Pessel pada tahun anggaran 2020 dalam  bidang sungai dan rawa, antara lain kegiatan normalisasi sungai sebanyak 16 paket, kegiatan rehabilitasi dan pemeliharaan bantaran dan tanggul sungai sebanyak 10 paket. Kegiatan pembangunan atau peningkatan saluran drainase atau gorong-gorong sebanyak 12 Paket.

Dengan adanya  pekerjaaan  normalisasi sungai  sebanyak 16 paket dan  rehabilitas bantaran dan tanggul sungai sebanyak 10 paket, setidaknya akan dapat mengatasi kendala masyarakat, terutama ancaman kekeringan yang disebakan seringnya terjadi banjir. Kondisi ini sangat meresahkan masyarakat, terutama bagi mereka yang bermukim pada daerah pinggiran sungai.

Menurutnya, pemerintah akan terus berupaya  melakukan perbaikan sungai yang kritis untuk menumbuhakan perekonomian masyarakat, terutama pada daerah sungai yang besar di Kabupaten  Pessel, keberadaan air  sungai salah satu sumber jaringan irigasi yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat petani di daerah ini. (*)

Post a Comment

0 Comments