Ticker

6/recent/ticker-posts

Donny Moenek Tawarkan Solusi Sumbar Maju


dutametro.com, (PADANG)  – Sumbar saat ini dinilai mengalami problematika, dimana rendahnya inovasi dan kualitas investasi yang tidak sejalan dengan transformasi daerah. Lalu kurangnya terjalin sinergitas antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat yang menyebabkan Sumbar hanya jalan di tempat.

Hal itu dikatakan, Bakal Calon Gubernur Sumbar, Reydonnyzar Moenek, saat tampil memaparkan visi misi di depan pengurus Partai Gerindra, diantaranya Ketua DPD Gerindra Sumbar, Andre Rosiade, dan sejumlah petinggi partai dan para undangan di Hotel Kyriad Bumi Minang, Minggu (26/1).

Donny Moenek memaparkan pemikirannya dengan gamblang dan cemerlang akan problematika Sumbar dengan menampilkan sejumlah data yang detail dan tersistem rapi. Donny yang menguasai empat bahasa asing ini menguraikan data-data ekonomi, potensi sumbar, pendidikan, pendapat dan belanja daerah, kekuatan dan kelemahan birokrasi, untuk kemudian menganalisisnya sehingga lahirlah visi misi yang akan diembannya bila terpilih menjadi Gubernur Sumbar 2020-2025.
Donny yang saat ini juga menjabat sebagai Sekjen DPD RI ini menuturkan kesedihannya akan pengelolaan pemerintahan Sumbar yang masih jauh dari harapan, “Sumbar saat ini, mengalami problematika dimana rendahnya inovasi dan kualitas investasi yang tidak sejalan dengan transformasi daerah, lalu kurangnya terjalin sinergitas antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat,” ujar Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri 2015-2017 ini tampak prihatin.
Menurut pria asli Tanah Datar yang juga masih terhitung merupakan keluarga besar kerajaan Pagaruyung ini mengemukakan 11 visi dan misinya sebagai solusi agar Sumbar Maju, Cerdas, Inovatif, dan Berkualitas. Pertama, mengembangkan pendidikan berkualitas guna meningkatkan daya saing SDM. Kedua, menciptakan pemerintahan yang bersih, professional, inovatif dan melayani. Ketiga, meningkatkan pembangunan infrastruktur publik sehingga terjamin interkonektivitas guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang tinggi, dan mengatasi ketidakseimbangan regional antardaerah.
Keempat, mengembangkan dan memperkuat kemampuan perekonomian daerah yang berkadilan, propoor, projobs, proinvestment, dan proenvironment. Kelima, menumbuhkembangkan nilai-nilai religius ABS-SBK, kerukunan antarumat beragama, dan pelestarian kebudayaan dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Keenam, memberikan kemudahan Ease of Doing Bussiness (EODB) dan kepastian hukum dalam berusaha, perbesar peluang investasi untuk penciptaan lapangan kerja, serta memberi porsi besar pada pengembangan UMKM. Ketujuh, menciptakan ketangguhan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
Kedepalapan, meningkatkan produktivitas petani dan nelayan melalui penyediaan kebutuhan dan keterampilan. Kesembilan, mewujudkan pemuda yang mandiri, cerdas, berkualitas, dan antipekat melalui pembinaan pemantapan agama, olahraga, dan seni budaya.
Kesepuluh, sinergi dan harmonisasi melalui kerjasama antar daerah dalam pengembangan dan pemantapan objek dan promosi kepariwisataan dalam dan luar negeri. Dan terakhir yakni peningkatan kapasitas fiskal daerah melalui berbagai terobosan dari sumber-sumber pembiayaan konvensional maupun nonkonvensional.
Berdasarkan agenda Partai Gerindra Sumbar, seluruh nama-nama Bakal Calon Kepala Daerah yang tampil memaparkan visi dan misi pada Minggu, 20 Januari 2020 secara berturut-turut adalah Edriana, Mulyadi, Indra Catri, Reydonnyzar Moenek, Syamsu Rahim, Shadiq Pasadigoe, Nasrul Abit dan Desrio Putra. (dm)

Post a Comment

0 Comments