DIBUTUHKAN:
Kami perusahaan yang bergerak dibidang penerbitan
media koran dan media online, membutuhkan
Biro untuk perwakilan di kabupaten / kota di seluruh
indonesia. Jika anda berminat hubungi:
MAIRIZAL: 081364368669 (whastapp)
SUCI MARTIA: 082170567303



dutametro.com (PAINAN) -- Pemkab Pesisir Selatan (Pessel) mulai melaksanakan pembangunan Masjid Terapung di kawasan Teluk Pantai Carocok Painan. Pembangunan sarana ibadah tersebut akan menelan dana APBD sebesar Rp27,5 miliar. Pembangunannya ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Hendrajoni,Senin (30/12).

Hendarajoni mengatakan, pembangunan masjid terapung yang megah dan indah ini terletak di pusat objek wisata Pantai Carocok. Hal ini merupakan salah satu visi dan misi Bupati Pessel, yaitu mandiri, unggul, agamais dan sejahtera. Dalam perletakan batu pertama dihadiri anggota Forkopimda, Sekda Erizon, anggota DPRD, kepala Perangkat Daerah (PD), Camat IV Jurai, tokoh masyarakat dan para undangan lainnya. 

Pembangunan masjid terapuang ini bertujuan untuk menunjang terwujudnya pariwisata halal di kawasan Pantai Carocok Painan. Hal tersebut juga sebagai salah satu bukti Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan konsisten dengan penerapan pariwisata halal.
Menurutnya, selain sebagai  sarana ibadah  juga  menjadi kebanggaan masyarakat  Pesisir Selatan memiliki  masjid yang megah, bahkan keberadaan masjid itu akan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Pessel, serta menjadi ikon pariwisata daerah ini.

Yang membanggakan, masyarakat wisata yang datang berkunjung ke kawasan objek wisata ini tidak lagi terganggu dalam menunaikan ibadah. “Artinya, masyarakat akan dapat menunaikan ibadah di masjid yang indah ini,” kata Hendrajoni

 Dengan adanya masjid terapung yang representatif berada di jantung kawasan objek wisata Pantai Carocok ini, katanya, diharapakan kunjungan wisata akan semakin meningkat ke daerah ini. Hal itu akan berimbas juga terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, karena wisatawan yang datang tentu akan membelanjakan uangnya di sini.

Bupati  Hendrajoni juga meminta rekanan kontraktor yang melaksanakan pembangun sarana ibadah ini betul-betul dilaksanakan dengan baik dan tepat waktu. Kemudian pelaksananya akan diawasi oleh Pemkab Pessel secara optimal.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesisir Selatan, Era Sukma Munaf menyebutkan, pembangunan masjid itu dilaksanakan dengan sistem tahun jamak 2019-2020. Kemudian pembangunan masjid tersebut bakal menghabiskan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp27,5 miliar dan bakal selesai pada November 2020.

Ia menambahkan, pembangunan masjid terapung ini memanfaatkan lahan seluas 1795 M2. Kemudian pembangunannya dilengkapi  dengan berbagai fasilitas, antara lain bangunan inti tempat salat dengan kapasitas 300 jemaah, selasar 2 menara setinggi 32 meter dan taman pekarang masjid yang mempesona. (dm)

0 komentar:

Post a Comment

 
Top
Selamat datang di Website www.Dutametro.com, Terima kasih telah berkunjung.. tertanda, Pemred: Mairizal,SH