Ticker

6/recent/ticker-posts

PERINGATI HARI IBU KE-91, Seluruh Istri Kepala Daerah Berkumpul




dutametro.com, (PAYAKUMBUH) -- Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-91, Tim Penggerak PKK, BKOW/GOW dan Dharma Wanita Persatuan se-Provinsi Sumbar melaksanakan pertemuan bulanan para Istri Kepala Daerah (ISKADA) se-Sumbar. Pada akhir 2019, Kota Payakumbuh ditunjuk sebagai tuan rumah acara pertemuan tersebut. Pertemuan ini diadakan di Medan nan Bapaneh, Ngalau Indah, Senin (16/12).

Pertemuan istri kepala daerah yang merupakan ketua TP PKK kota/kabupaten ini merupakan kegiatan rutin bulanan yang bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi sesama pengurus dan kader PKK dan juga merupakan suatu cara untuk mendapatkan informasi terkini yang inovatif, serta kegiatan yang bermanfaat di setiap kabupaten/kotanya. Acara pertemuan bulanan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sumbar yang dalam hal ini diwakilkan oleh Kepala Dinas DP3AP2KB Provinsi Sumbar, Besri Rahmat. 

Dalam sambutannya, Besri mengatakan, peringatan Hari Ibu dimaksudkan untuk senantiasa mengingatkan seluruh rakyat Indonesia terutama generasi muda akan makna hari ibu sebagai jadi hari persatuan dan kesatuan perjuangan kaum perempuan yang tidak terpisahkan dari kebangkitan perjuangan bangsa. Sesuai dengan tema acara hari ini "Perempuan berdaya, Indonesia maju" Kaum perempuan tidak hanya menjadi pengguna hasil pembangunan namun ikut serta dan memiliki andil dan berperan disegala aspek pembangunan nasional," ujar Besri

Besri berharap Peringatan Hari Ibu ke-91 dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki pada setiap aspek kehidupan baik dalam keluarga. “Masyarakat maupun bangsa dan negara untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan," ucapnya. 

Ketua TP-PKK Kota Payakumbuh, Henny Riza Falepi mengatakan, pertemuan ini merupakan agenda bulanan sebagai pemersatu para istri kepala daerah baik itu istri wali kota/wakil wali kota atau bupati/wakil bupati.

"Kita harapkan, pertemuan ini mampu sebagai ajang silaturrahmi dan bertukar pikiran secara bersama-sama membantu para suami dalam menjalankan roda pemerintahan sebagai kepala daerah dengan 10 program pokok andalan PKK," ujar Henny.

Sehingga, tambah Henny, peranan kita sebagai pendamping suami ini dapat disinergiskan dengan semua mitra strategis, baik SKPD maupun lembaga non pemerintahan. "Untuk itu, saya mengharapkan adanya terus kekompakan dan saling mengisi di antara kita. Meski tinggal berjauhan di beberapa kabupaten/kota, tapi kita dekat di hati,” ucapnya.

Kemudian, lanjut Henny Riza, peran ibu-ibu dalam pembangunan ekonomi tak bisa dipisahkan. Hal itu terlihat dari berbagai kegiatan PKK yang tahun ini sudah selesai dan diinput dalam aplikasi sistem informasi PKK dan Dasawisma terintegrasi.

Henny menyebutkan, peran PKK yang disinergikan dengan program pemerintah terus mengalami kemajuan, bagaimana ekonomi meningkat dan bagaimana peran perempuan menjadi setara dengan laki-laki dalam membangun keluarga.

Sementara Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh terus berupaya meningkatkan kualitas hidup keluarga masyarakatnya dengan PKK. Hal ini didukung dengan kebijakan-kebijakan yang pro kepada ibu-ibu guna memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) itu sendiri.

Dikatakan Erwin Yunaz, Pemko Payakumbuh menyadari untuk menerapkan kebijakan-kebijakan itu perlu pendekatan yang khusus dan adaptatif, ibu-ibu sebagai motor penggerak dari sebuah keluarga, menjaga stabilitas keluarga adalah gawe dari dari kaum hawa.

"Kita terus mencoba, hal ini adalah tantangan yang menjadi tugas berat dan tidak mudah memang. Apalagi perkembangan yang terjadi menuntut kesiapan SDM kita menghadapi tantangan ke depan," ujar Erwin. (*)

Post a Comment

0 Comments